02345 2200253 4500001002100000005001500021035002000036008004100056245004100097100001500138260004800153300001100201084002200212082001400234650005100248020001800299520083700317990002001154990002001174990002001194990002001214990002001234500083701254INLIS00000000000085520210802094357 a0010-0918000124210802 d f ind 1 aBintang /cPT Gramedia Pustaka Utama aLiye, Tere aJakarta :bPT Gramedia Pustaka Utama,c2018 c20 cm. aS 899.221 3 LIY b a899.221 3 4aFiksi Indonesia, Kesusastraan Indonesia, Novel a9786020351179 aKami bertiga teman baik. Remaja, murid kelas sebelas. Penampilan kami sama seperti murid SMA lainnya. Tapi kami menyimpan rahasia besar. Namaku Raib, aku bisa menghilang. Seli, teman semejaku, bisa mengeluarkan petir dari telapak tangannya. Dan Ali, si biang kerok sekaligus si genius, bisa berubah menjadi beruang raksasa. Kami bertiga kemudian bertualang ke dunia paralel yang tidak diketahui banyak orang, yang disebut Klan Bumi, Klan Bulan, Klan Matahari, dan Klan Bintang. Kami bertemu tokoh-tokoh hebat. Penduduk klan lain. Ini petualangan keempat kami. Setelah tiga kali berhasil menyelamatkan dunia paralel dari kehancuran besar, kami harus menyaksikan bahwa kamilah yang melepaskan “musuh besar”-nya. Ini ternyata bukan akhir petualangan, ini justru awal dari semuanya… Buku keempat dari serial “BUMI” aS/03881/1/03881 aS/01042/1/01042 aS/02621/1/02621 aS/02773/1/02773 aS/03879/1/03879 aKami bertiga teman baik. Remaja, murid kelas sebelas. Penampilan kami sama seperti murid SMA lainnya. Tapi kami menyimpan rahasia besar. Namaku Raib, aku bisa menghilang. Seli, teman semejaku, bisa mengeluarkan petir dari telapak tangannya. Dan Ali, si biang kerok sekaligus si genius, bisa berubah menjadi beruang raksasa. Kami bertiga kemudian bertualang ke dunia paralel yang tidak diketahui banyak orang, yang disebut Klan Bumi, Klan Bulan, Klan Matahari, dan Klan Bintang. Kami bertemu tokoh-tokoh hebat. Penduduk klan lain. Ini petualangan keempat kami. Setelah tiga kali berhasil menyelamatkan dunia paralel dari kehancuran besar, kami harus menyaksikan bahwa kamilah yang melepaskan “musuh besar”-nya. Ini ternyata bukan akhir petualangan, ini justru awal dari semuanya… Buku keempat dari serial “BUMI”