02784 2200241 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001400122084002200136100001900158245002400177260004900201300002800250650002000278520109200298990002001390990002001410990002001430500109201450INLIS00000000000172620210802102229 a0010-0819000182ta210802 d f ind  a978-602-0381-32-9 a899.221 3 aS 899.221 3 MAD m1 aMadasari, Okky1 aMata di Tanah Melus aJakarta :bPT. Gramedia Pustaka Utama,c2018 a192 hlm :bill ;c20 cm 4aNovel Indonesia amenceritakan Perjalanan ke salah satu wilayah terluar Indonesia mengantarkan Matara, gadis berusia dua belas tahun, pada petualangan menakjubkan yang belum pernah ia bayangkan. Dunia yang serbaganjil pun menjadi sebuah kenyataan baru untuknya.Bagaimana rasanya tiba-tiba berada di tempat yang asing sendirian dengan orang-orang yang menggunakan bahasa yang aneh? Hanya sendirian, tidak ada yang dikenal, dan terpisah dari mama? Inilah yang dialami oleh Matara atau yang lebih akrab disapa Mata. Liburannya bersama sang Mama berujung pada dirinya yang berada di Tanah Melus dengan berbagai hal ajaib yang tak pernah ia sangka sebelumnya.Mata tumbuh dengan seorang nenek yang seorang pendongeng handal dan ibu yang berprofesi sebagai penulis. Liburan bersama Mama ke Belu menjadi pengalaman barunya, terlebih selama di sekolah ia tak pernah mengikuti acara liburan bersama. Tapi begitu sampai di Belu ada sejumlah hal ganjil terjadi. Mobil yang ditumpanginya menabrak sapi. Ritual upacara yang begitu misterius sampai membuat Mata malah terdampar ke Tanah Melus dan berpisah dengan ibunya. aS/02065/1/02065 aS/03909/1/03909 aS/03907/1/03907 amenceritakan Perjalanan ke salah satu wilayah terluar Indonesia mengantarkan Matara, gadis berusia dua belas tahun, pada petualangan menakjubkan yang belum pernah ia bayangkan. Dunia yang serbaganjil pun menjadi sebuah kenyataan baru untuknya.Bagaimana rasanya tiba-tiba berada di tempat yang asing sendirian dengan orang-orang yang menggunakan bahasa yang aneh? Hanya sendirian, tidak ada yang dikenal, dan terpisah dari mama? Inilah yang dialami oleh Matara atau yang lebih akrab disapa Mata. Liburannya bersama sang Mama berujung pada dirinya yang berada di Tanah Melus dengan berbagai hal ajaib yang tak pernah ia sangka sebelumnya.Mata tumbuh dengan seorang nenek yang seorang pendongeng handal dan ibu yang berprofesi sebagai penulis. Liburan bersama Mama ke Belu menjadi pengalaman barunya, terlebih selama di sekolah ia tak pernah mengikuti acara liburan bersama. Tapi begitu sampai di Belu ada sejumlah hal ganjil terjadi. Mobil yang ditumpanginya menabrak sapi. Ritual upacara yang begitu misterius sampai membuat Mata malah terdampar ke Tanah Melus dan berpisah dengan ibunya.