03346 2200265 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059100001600100245005500116260002600171700004700197020001800244082000800262084001600270250001700286300002500303650001000328520134100338990002001679990002001699990002001719500134101739INLIS00000000000179820210804100823 a0010-0919000042ta210804 d 0 ind 1 aSagan, Carl1 aThe Demon-Haunted World=Sains Penerangan Kegelapan aJakarta :bKPG,c20180 aDamaning Tyas Wulandari Palar (Penerjemah) a9786024810436 a121 aS 121 SAG t aCetakan Ke-2 axvi+512 hlm ;c23 cm 4aSains aDunia penuh hal-hal yang manusia tak ketahui. Ketidaktahuan itu menakutkan, membuat kita membayangkan “dunia yang dihantui iblis” dengan berbagai macam hal di luar kendali kita. Namun manusia sudah punya alat untuk membawa penerangan bagi dunia nan gelap: sains, cara memperoleh pengetahuan berdasarkan pengamatan dan fakta, yang memadukan rasa penasaran terhadap dunia nyata dengan kesediaan mengecek benar tidaknya segala pernyataan pengetahuan dengan meminta bukti. Dalam buku ini Carl Sagan menunjukkan bahwa sains bisa diandalkan serta amat bermanfaat bagi masyarakat, untuk memahami dunia sebagaimana adanya serta menangkal segala macam penipuan dan hoaks. Yang dibutuhkan orang untuk menghadapi dunia zaman sekarang bukan lagi kepercayaan tanpa bukti, melainkan kemampuan berpikir kritis sebagaimana diajarkan sains. Carl Sagan (1934–1996) ialah ahli astronomi, kosmologi, astrofisika, sekaligus penulis sains populer asal Amerika Serikat yang turut terlibat berbagai penelitian antariksa, termasuk ekspedisi wahana Mariner, Viking, Voyager, dan Galileo ke planet-planet tata surya. Kosmos, salah satu karya terbesarnya, adalah buku sains populer terlaris sepanjang masa. Dr Sagan telah menerima Hadiah Pulitzer dan berbagai penghargaan lain atas sumbangsihnya bagi sains, sastra, pendidikan, dan pelestarian lingkungan. aS/02158/1/02158 aS/03957/1/03957 aS/03955/1/03955 aDunia penuh hal-hal yang manusia tak ketahui. Ketidaktahuan itu menakutkan, membuat kita membayangkan “dunia yang dihantui iblis” dengan berbagai macam hal di luar kendali kita. Namun manusia sudah punya alat untuk membawa penerangan bagi dunia nan gelap: sains, cara memperoleh pengetahuan berdasarkan pengamatan dan fakta, yang memadukan rasa penasaran terhadap dunia nyata dengan kesediaan mengecek benar tidaknya segala pernyataan pengetahuan dengan meminta bukti. Dalam buku ini Carl Sagan menunjukkan bahwa sains bisa diandalkan serta amat bermanfaat bagi masyarakat, untuk memahami dunia sebagaimana adanya serta menangkal segala macam penipuan dan hoaks. Yang dibutuhkan orang untuk menghadapi dunia zaman sekarang bukan lagi kepercayaan tanpa bukti, melainkan kemampuan berpikir kritis sebagaimana diajarkan sains. Carl Sagan (1934–1996) ialah ahli astronomi, kosmologi, astrofisika, sekaligus penulis sains populer asal Amerika Serikat yang turut terlibat berbagai penelitian antariksa, termasuk ekspedisi wahana Mariner, Viking, Voyager, dan Galileo ke planet-planet tata surya. Kosmos, salah satu karya terbesarnya, adalah buku sains populer terlaris sepanjang masa. Dr Sagan telah menerima Hadiah Pulitzer dan berbagai penghargaan lain atas sumbangsihnya bagi sains, sastra, pendidikan, dan pelestarian lingkungan.