03236 2200373 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020003800100020003200138020003300170020003300203020003200236082001400268084002200282100006300304245009000367250001800457260004100475300002100516650001000537650001900547700002600566700002900592700003500621502021400656520085000870990002001720990002001740990002001760990002001780500106201800INLIS00000000000203120191009124409 a0010-1019000068ta191009 g u ind  a978-602-7965-12-6 (jilid lengkap) a978-602-7965-13-3 (jilid.1) a978-602-7965-14-0 (jilid. 2) a978-602-7965-15-7 (jilid. 3) a978-602-7965-16-4 (jilid.4) a297.400 3 aR 297.400 3 ATT e1 aAt-Tuwaijiri, Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah, (penulis)1 aEnsiklopedi Manajemen Hati : Fikih Akhlak, Fikih Hati, Fikih Ketaatan dan Kemaksiatan aCetakan Kedua aJakarta :bDarus Sunnah Press,c2018 a4 jilid ;c25 cm aFikih aIbadah (Islam)0 aSuratman (penerjemah)0 aAgus Makmun (penerjemah)0 aTeam Darus Sunnah (penyunting) aIsi : Jilid 1 berisi fikih tauhid dan fikih syariah -- jilid 2 berisi fikih ibadah -- jilid 3 berisi fikih akhlak, fikih hati, fikih ketaatan, dan fikih kemaksiatan -- jilid 4 berisi fikih musuh-musuh manusia. aAda yang memaknai bahwa hati merupakan bisikan halus ketuhanan (rabbaniyah) yang berhubungan langsung dengan hati yang berbentuk daging. Hati inilah yang dapat memahami dan mengenal Allah serta segala hal yang tidak dapat dijangkau angan-angan. Hati ibarat cermin. Jika tidak dirawat dan dibersihkan akan mudah kotor dan berdebu. Karena itu, kondisi hati manusia pun bermacam-macam sesuai dengan sikap pemiliknya dan kemampuan dalam menjaganya. Ada orang yang hatinya sehat (qalbun salim), ada yang hatinya sakit (qalbun maridh), bahkan ada juga yang hatinya mati (qalbun mayyit). Kondisi hati manusia sangat mempengaruhi tindak tanduk dan perilaku seseorang. Untuk itu perlu kiranya manusia beramal, melakukan ibadah, berakhlak, serta menjaga hati dari musuh-musuh yang selalu mengancam, yakni setan dengan segala tipu daya dan bala tentaranya. aS/02481/1/02481 aS/02483/1/02483 aS/02485/1/02485 aS/02487/1/02487 aIsi : Jilid 1 berisi fikih tauhid dan fikih syariah -- jilid 2 berisi fikih ibadah -- jilid 3 berisi fikih akhlak, fikih hati, fikih ketaatan, dan fikih kemaksiatan -- jilid 4 berisi fikih musuh-musuh manusia. ; Ada yang memaknai bahwa hati merupakan bisikan halus ketuhanan (rabbaniyah) yang berhubungan langsung dengan hati yang berbentuk daging. Hati inilah yang dapat memahami dan mengenal Allah serta segala hal yang tidak dapat dijangkau angan-angan. Hati ibarat cermin. Jika tidak dirawat dan dibersihkan akan mudah kotor dan berdebu. Karena itu, kondisi hati manusia pun bermacam-macam sesuai dengan sikap pemiliknya dan kemampuan dalam menjaganya. Ada orang yang hatinya sehat (qalbun salim), ada yang hatinya sakit (qalbun maridh), bahkan ada juga yang hatinya mati (qalbun mayyit). Kondisi hati manusia sangat mempengaruhi tindak tanduk dan perilaku seseorang. Untuk itu perlu kiranya manusia beramal, melakukan ibadah, berakhlak, serta menjaga hati dari musuh-musuh yang selalu mengancam, yakni setan dengan segala tipu daya dan bala tentaranya.