<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000002031</controlfield>
  <controlfield tag="005">20191009124409</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1019000068</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">191009                g          u ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-7965-12-6 (jilid lengkap)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-7965-13-3 (jilid.1)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-7965-14-0 (jilid. 2)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-7965-15-7 (jilid. 3)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-7965-16-4 (jilid.4)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">297.400 3</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">R 297.400 3 ATT e</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">At-Tuwaijiri, Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah, (penulis)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Ensiklopedi Manajemen Hati : Fikih Akhlak, Fikih Hati, Fikih Ketaatan dan Kemaksiatan</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cetakan Kedua</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Darus Sunnah Press,</subfield>
   <subfield code="c">2018</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">4 jilid ;</subfield>
   <subfield code="c">25 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Fikih</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Ibadah (Islam)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Suratman (penerjemah)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Agus Makmun (penerjemah)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Team Darus Sunnah (penyunting)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="502" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Isi : Jilid 1 berisi fikih tauhid dan fikih syariah -- jilid 2 berisi fikih ibadah -- jilid 3 berisi fikih akhlak, fikih hati, fikih ketaatan, dan fikih kemaksiatan -- jilid 4 berisi fikih musuh-musuh manusia.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Ada yang memaknai bahwa hati merupakan bisikan halus ketuhanan (rabbaniyah) yang berhubungan langsung dengan hati yang berbentuk daging. Hati inilah yang dapat memahami dan mengenal Allah serta segala hal yang tidak dapat dijangkau angan-angan. Hati ibarat cermin. Jika tidak dirawat dan dibersihkan akan mudah kotor dan berdebu. Karena itu, kondisi hati manusia pun bermacam-macam sesuai dengan sikap pemiliknya dan kemampuan dalam menjaganya. Ada orang yang hatinya sehat (qalbun salim), ada yang hatinya sakit (qalbun maridh), bahkan ada juga yang hatinya mati (qalbun mayyit). Kondisi hati manusia sangat mempengaruhi tindak tanduk dan perilaku seseorang. Untuk itu perlu kiranya manusia beramal, melakukan ibadah, berakhlak, serta menjaga hati dari musuh-musuh yang selalu mengancam, yakni setan dengan segala tipu daya dan bala tentaranya.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">S/02481/1/02481</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">S/02483/1/02483</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">S/02485/1/02485</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">S/02487/1/02487</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Isi : Jilid 1 berisi fikih tauhid dan fikih syariah -- jilid 2 berisi fikih ibadah -- jilid 3 berisi fikih akhlak, fikih hati, fikih ketaatan, dan fikih kemaksiatan -- jilid 4 berisi fikih musuh-musuh manusia. ; Ada yang memaknai bahwa hati merupakan bisikan halus ketuhanan (rabbaniyah) yang berhubungan langsung dengan hati yang berbentuk daging. Hati inilah yang dapat memahami dan mengenal Allah serta segala hal yang tidak dapat dijangkau angan-angan. Hati ibarat cermin. Jika tidak dirawat dan dibersihkan akan mudah kotor dan berdebu. Karena itu, kondisi hati manusia pun bermacam-macam sesuai dengan sikap pemiliknya dan kemampuan dalam menjaganya. Ada orang yang hatinya sehat (qalbun salim), ada yang hatinya sakit (qalbun maridh), bahkan ada juga yang hatinya mati (qalbun mayyit). Kondisi hati manusia sangat mempengaruhi tindak tanduk dan perilaku seseorang. Untuk itu perlu kiranya manusia beramal, melakukan ibadah, berakhlak, serta menjaga hati dari musuh-musuh yang selalu mengancam, yakni setan dengan segala tipu daya dan bala tentaranya.</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
