02543 2200241 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020001800100082001000118084001800128100002000146245006200166260004400228300002800272650002100300650001400321520096300335990002001298990002001318500096301338INLIS00000000000287420210805092545 a0010-0821000069ta210805 g 0 ind  a9786020456713 a153.8 aS 153.8 CHO t1 aChomaria, Nurul1 a3 IN 1 The Series Of Personality Test : Tubuhku Pribadiku aJakarta :bElex Media Komputindo,c2018 aviii + 176 hlm ;c20 cm 4aSelf Improvement 4aPsycology aFisiognomi merupakan ilmu membaca karakter seseorang melalui wajahnya. Ilmu ini telah berkembang di dunia Barat dan Timur sejak beberapa abad yang lalu. Beberapa tokoh dunia yang mempelajari ilmu ini secara mendalam antara lain Aristoteles, Homer, Hipocratus, Ibnu Sina dan Ibnu Rusdi. Dalam ilmu ini mengatakan bahwa wajah yang ditampilkan seseorang akan menunjukkan suatu karakter yang dimilikinya. Ilmu ini sangat bermanfaat karena pada dasarnya setiap manusia selalu membutuhkan interaksi dengan orang lain. Ketika awal terbentuknya interaksi, hal yang pertama kali dilihat adalah wajah. Dengan menatap wajah lawan bicara beberapa saat, kita bisa membuat penggambaran secara kasar, sifat yang mereka miliki. Dengan demikian, kita pun akan memutuskan apakah interaksi ini akan dilanjutkan ataukah hanya cukup ‘say hallo’ saja. Untuk lebih jelasnya, dalam buku ini kita akan bersama-sama mempelajari beberapa bentuk tubuh beserta interpretasinya. aS/03952/1/03952 aS/03954/1/03954 aFisiognomi merupakan ilmu membaca karakter seseorang melalui wajahnya. Ilmu ini telah berkembang di dunia Barat dan Timur sejak beberapa abad yang lalu. Beberapa tokoh dunia yang mempelajari ilmu ini secara mendalam antara lain Aristoteles, Homer, Hipocratus, Ibnu Sina dan Ibnu Rusdi. Dalam ilmu ini mengatakan bahwa wajah yang ditampilkan seseorang akan menunjukkan suatu karakter yang dimilikinya. Ilmu ini sangat bermanfaat karena pada dasarnya setiap manusia selalu membutuhkan interaksi dengan orang lain. Ketika awal terbentuknya interaksi, hal yang pertama kali dilihat adalah wajah. Dengan menatap wajah lawan bicara beberapa saat, kita bisa membuat penggambaran secara kasar, sifat yang mereka miliki. Dengan demikian, kita pun akan memutuskan apakah interaksi ini akan dilanjutkan ataukah hanya cukup ‘say hallo’ saja. Untuk lebih jelasnya, dalam buku ini kita akan bersama-sama mempelajari beberapa bentuk tubuh beserta interpretasinya.