01748 2200205 4500001001900000005001500019035002000034020001800054082001400072084002200086100001600108245004200124250001000166260004500176300002500221500122600246650003001472990002001502990002001522INLIS000000000421020220104093018 a0010-0122000041 a9786027595132 a899.221 3 aS 899.221 3 NAD c1 aNadia, Asma1 aCinta di Ujung Sajadah /cNadia, Asma aCet.2 aJakarta : :bRepublika Penerbit,,c2020. ax+381 hlm. ; 21 cm. aTak hanya berkisah tentang kerinduan akan ibu, tetapi juga persahabatan dan cinta. Belasan tahun menjalani hidup sebagai piatu, Cinta bahkan tidak tahu wajah ibunya. Ayah dengan sempurna melenyapkan setiap jejak perempuan terkasih itu. Saat Ayah menikah dengan Mama Alia, dan membawa dua saudara tiri, Cinta semakin tersisih. Ketika surga terenggut dari hari-hari Cinta, lelaki itu hadir. Makky Matahari Muhammad yang humoris namun santun itu, mengenalkannya pada duania lain yang memberi kebahagiaan. Hingga sebuah rahasia besar belasan tahun lalu terbongkar dan CInta harus menempuh perjalanan jauh yang memisahkannya dengan laki-laki itu. *** Novel yang memberikan porsi pada cinta, tanpa ada kedzaliman pada hati. Hingga cinta tak kenal galau. (Hamid Zanath Zayn) Cerita cinta api yang lebar. Nggak melulu cinta sama sang Makky, tapi juga cinta bunda dan keluarga, sahabat, dan of course kepada Allah, make me love this book. (Linbud binti Buyung) Sungguh cerita yang menguras air mata. Tak bosan membaca novel ini berulang kali. Mengajarkan pembaca akan arti “surga di bawah telapak kaki ibu”. Menghibur sekaligus menjadi teladan bagi pembaca untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan. (Ocha Thalib) 4aNovel -- Sastra Indonesia aS/04497/1/04497 aS/04499/1/04499