02784 2200217 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020001800100082001200118084002000130100001700150245009500167260003600262300002100298650001300319520110700332990002001439500110701459INLIS00000000000339320220824022906 a0010-0822000125ta220824 g 0 ind  a9786232930155 a297.351 aS 297.351 KAT e0 aKatsir, Ibnu1 aEnsiklopedia Hari Kebangkitan :bMisteri-misteri kehidupan setelah kematian /cIbnu Katsir aYogyakarta :bDIVA Press,c2020 a402 hlm ;c20 cm 4aKematian aKetika telah ditiup sangkakala ash-sha’iqah, matilah segala sesuatu yang di langit maupun di bumi, kecuali yang dikehendaki Allah Ta’ala. Kemudian Dia menurunkan hujan. Ditiuplah lagi sangkakala oleh Malaikat Israfil. Tibalah sekarang Hari Kebangkitan. Seluruh umat sejak Nabi Adam hingga manusia terakhir dibangkitkan untuk menghadap pengadilan Allah Swt. Bagaimanakah keadaan manusia ketika dibangkitkan kembali? Seperti apakah petaka dan huru-hara di Padang Mahsyar? Siapakah golongan yang tidak mendapat naungan-Nya? Bagaimanakah proses timbangan alam manusia? Mungkinkah kita termasuk orang-orang yang masuk surga-Nya tanpa hisab, diperkenankan meminum susu dari taman Sang Nabi? Buku ini merupakan masterpiece ulama besar Ibnu Katsir berjudul Al-Bidayah wa an-Nihayah (An-Nihayah fil Fitani wal Malahim) juz 19. Ia berhasil mengupas secara apik berbagai topik penting seputar Hari Kebangkitan, seperti huru-hara dan malapetaka pada hari kebangkitan, ganjaran serta balasan pada hari kebangkitan, timbangan (mizan), hisab, haud (kolam) Nabi Muhammad Saw., Padang Mahsyar, dan sebagainya. aS/04963/1/04963 aKetika telah ditiup sangkakala ash-sha’iqah, matilah segala sesuatu yang di langit maupun di bumi, kecuali yang dikehendaki Allah Ta’ala. Kemudian Dia menurunkan hujan. Ditiuplah lagi sangkakala oleh Malaikat Israfil. Tibalah sekarang Hari Kebangkitan. Seluruh umat sejak Nabi Adam hingga manusia terakhir dibangkitkan untuk menghadap pengadilan Allah Swt. Bagaimanakah keadaan manusia ketika dibangkitkan kembali? Seperti apakah petaka dan huru-hara di Padang Mahsyar? Siapakah golongan yang tidak mendapat naungan-Nya? Bagaimanakah proses timbangan alam manusia? Mungkinkah kita termasuk orang-orang yang masuk surga-Nya tanpa hisab, diperkenankan meminum susu dari taman Sang Nabi? Buku ini merupakan masterpiece ulama besar Ibnu Katsir berjudul Al-Bidayah wa an-Nihayah (An-Nihayah fil Fitani wal Malahim) juz 19. Ia berhasil mengupas secara apik berbagai topik penting seputar Hari Kebangkitan, seperti huru-hara dan malapetaka pada hari kebangkitan, ganjaran serta balasan pada hari kebangkitan, timbangan (mizan), hisab, haud (kolam) Nabi Muhammad Saw., Padang Mahsyar, dan sebagainya.