<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000003669</controlfield>
  <controlfield tag="005">20221201015922</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1222000025</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">221201                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">9786020634296</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">332.024 008 655</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">S 332.024 008 655 MUL m</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Mulya, Nadia</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">MoneySmart parent :</subfield>
   <subfield code="b">panduan praktis perencanaan keuangan orangtua baru /</subfield>
   <subfield code="c">Nadia Mulya, Prita Hapsari Ghozie</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Gramedia Pustaka Utama,</subfield>
   <subfield code="c">2019</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xiv+187 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">ill ;</subfield>
   <subfield code="c">21 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Keuangan pribadi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Prita Hapsari Ghozie</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Ada ungkapan yang berbunyi &quot;Banyak anak banyak rezeki.&quot; apakah ungkapan tersebut masih relevan untuk saat ini? terutama untuk keluarga, terlebih yang menjadi orangtua baru. Pada saat seorang wanita mengatakan hamil, langsung terbayang baby shower, maternity photosgoot, babymoon romantic, dll.Sayangnya, makin kesini, calon Mama dan Papa dihadapkan pada isu riil dan mendesak terkait kesejahteraan ibu dan si calon bayi, antara lain: tes laboratorium, metode persalinan, imunisasi, ASI dan MPASI, popok, perubahan cashflow dengan kehadirang anggota baru, rencana Pendidikan hingga S-2 dengan kondisi inflasi 15% setiap tahun.Namun jangan panik, walau idealnya peencanaan keuangan dipersiapkan sedari kemarin, yang penting calon Mama dan Papa sudah insyaf dan siap menata cashflow, tabungan, serta investasi.Buku ini akan membantu kita membuat financial action plan dan yang lebih penting menaatinya.Isinya antara lain, apa saja pos pengeluaran selama 38-42 minggu ke depan dan bagaimana mengatur cashflow? Bagaimana menata bobot setiap pos pengeluaran yang sesuai dengan pendapatan? Jenis investasi apa yang paling tepat untuk berbagai kebutuhanberbeda? Bagaimana mengatur keuangan kalau Mama memutuskan berkenti bekerja?.Jargon &quot;Banyak anak banyak rezeki.&quot; sepertinga perlu dirubah menjadi &quot;banyak anak, perbanyak investasi&quot;</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="600" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Perencanaan keuangan</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">S/05436/1/05436</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">S/05866/1/05866</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Ada ungkapan yang berbunyi &quot;Banyak anak banyak rezeki.&quot; apakah ungkapan tersebut masih relevan untuk saat ini? terutama untuk keluarga, terlebih yang menjadi orangtua baru. Pada saat seorang wanita mengatakan hamil, langsung terbayang baby shower, maternity photosgoot, babymoon romantic, dll.Sayangnya, makin kesini, calon Mama dan Papa dihadapkan pada isu riil dan mendesak terkait kesejahteraan ibu dan si calon bayi, antara lain: tes laboratorium, metode persalinan, imunisasi, ASI dan MPASI, popok, perubahan cashflow dengan kehadirang anggota baru, rencana Pendidikan hingga S-2 dengan kondisi inflasi 15% setiap tahun.Namun jangan panik, walau idealnya peencanaan keuangan dipersiapkan sedari kemarin, yang penting calon Mama dan Papa sudah insyaf dan siap menata cashflow, tabungan, serta investasi.Buku ini akan membantu kita membuat financial action plan dan yang lebih penting menaatinya.Isinya antara lain, apa saja pos pengeluaran selama 38-42 minggu ke depan dan bagaimana mengatur cashflow? Bagaimana menata bobot setiap pos pengeluaran yang sesuai dengan pendapatan? Jenis investasi apa yang paling tepat untuk berbagai kebutuhanberbeda? Bagaimana mengatur keuangan kalau Mama memutuskan berkenti bekerja?.Jargon &quot;Banyak anak banyak rezeki.&quot; sepertinga perlu dirubah menjadi &quot;banyak anak, perbanyak investasi&quot;</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
