05118 2200217 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020001800100082000800118084001600126100002600142245003800168260003600206300002700242650001900269520229600288990002002584500229602604INLIS00000000000408920231019100806 a0010-1023000021ta231019 g 0 ind  a9786237333715 a925 aS 925 WIC i1 aWicaksono, Anom Whani1 aIbnu Sina /cAnom Whani Wicaksono aYogyakarta :bKlik Media,c2023 avii + 153 hlm ;c20 cm 4aSocial Science aDunia Islam menyebutnya dengan nama Ibnu Sina. Namun, dunia Barat mengenalnya dengan panggilan Avicenna. Ia merupakan filsuf, ilmuwan, dan dokter pada Abad Pertengahan. Ia juga dikenal sebagai penulis produktif dan sebagian besar karyanya membahas tentang filsafat dan pengobatan. Ibnu Sina termasuk salah satu ilmuwan muslim yang memperoleh penghargaan tinggi hingga masa modern. Sedangkan, di dunia Barat, ia mendapat julukan Bapak Kedokteran Modern. Tidak heran jika kalangan media kerap berujar, "Setiap orang yang ingin menjadi dokter yang baik harus menjadi Avicennis." Ibnu Sina memiliki kontribusi yang besar dalam berbagai bidang, termasuk filsafat, ilmu kedokteran, matematika, kimia, astronomi, dan masih banyak lagi. Di bawah ini adalah beberapa bidang utama di mana Ibnu Sina berkontribusi: Filsafat: Karyanya yang paling terkenal dalam filsafat adalah "Kitab al-Shifa" (The Book of Healing) dan "Kitab al-Isharat" (The Book of Pointers). Dalam karyanya ini, ia menggabungkan ajaran filsafat Yunani klasik, terutama Aristoteles dan Plato, dengan pemikiran Islam. Ia berbicara tentang konsep eksistensi, alam semesta, etika, dan tentang hubungan antara agama dan filsafat. Ilmu Kedokteran: Salah satu karya paling terkenal Ibnu Sina dalam ilmu kedokteran adalah "Kitab al-Qanun fi al-Tibb" (The Canon of Medicine). Karya ini adalah ensiklopedia medis monumental yang menggabungkan pengetahuan kedokteran dari dunia kuno, India, Persia, dan Yunani. Buku ini sangat berpengaruh dalam dunia kedokteran dan dipelajari di universitas-universitas Eropa hingga abad ke-17. Ilmu Pengetahuan Umum: Selain filsafat dan kedokteran, Ibnu Sina juga berkontribusi dalam ilmu pengetahuan umum seperti matematika, kimia, dan astronomi. Ia mengembangkan teori tentang optik dan mengajukan konsep refleksi dan pembiasan cahaya. Kontribusinya dalam matematika meliputi pemahaman tentang angka dan bentuk geometris. Buku ini membahas tentang biografi, sejarah, karya, keteladanan, serta pemikiran Ibnu Sina. la hidup pada zaman teknologi belum terlalu berkembang dan informasi masih sulit didapat, tetapi sukses mempelajari dan memberikan kontribusi dalam berbagai cabang ilmu pengetahuan. Seharusnya, ia bisa menjadi inspirasi bagi kita agar lebih giat dalam belajar dan berkarya. aS/06160/1/06160 aDunia Islam menyebutnya dengan nama Ibnu Sina. Namun, dunia Barat mengenalnya dengan panggilan Avicenna. Ia merupakan filsuf, ilmuwan, dan dokter pada Abad Pertengahan. Ia juga dikenal sebagai penulis produktif dan sebagian besar karyanya membahas tentang filsafat dan pengobatan. Ibnu Sina termasuk salah satu ilmuwan muslim yang memperoleh penghargaan tinggi hingga masa modern. Sedangkan, di dunia Barat, ia mendapat julukan Bapak Kedokteran Modern. Tidak heran jika kalangan media kerap berujar, "Setiap orang yang ingin menjadi dokter yang baik harus menjadi Avicennis." Ibnu Sina memiliki kontribusi yang besar dalam berbagai bidang, termasuk filsafat, ilmu kedokteran, matematika, kimia, astronomi, dan masih banyak lagi. Di bawah ini adalah beberapa bidang utama di mana Ibnu Sina berkontribusi: Filsafat: Karyanya yang paling terkenal dalam filsafat adalah "Kitab al-Shifa" (The Book of Healing) dan "Kitab al-Isharat" (The Book of Pointers). Dalam karyanya ini, ia menggabungkan ajaran filsafat Yunani klasik, terutama Aristoteles dan Plato, dengan pemikiran Islam. Ia berbicara tentang konsep eksistensi, alam semesta, etika, dan tentang hubungan antara agama dan filsafat. Ilmu Kedokteran: Salah satu karya paling terkenal Ibnu Sina dalam ilmu kedokteran adalah "Kitab al-Qanun fi al-Tibb" (The Canon of Medicine). Karya ini adalah ensiklopedia medis monumental yang menggabungkan pengetahuan kedokteran dari dunia kuno, India, Persia, dan Yunani. Buku ini sangat berpengaruh dalam dunia kedokteran dan dipelajari di universitas-universitas Eropa hingga abad ke-17. Ilmu Pengetahuan Umum: Selain filsafat dan kedokteran, Ibnu Sina juga berkontribusi dalam ilmu pengetahuan umum seperti matematika, kimia, dan astronomi. Ia mengembangkan teori tentang optik dan mengajukan konsep refleksi dan pembiasan cahaya. Kontribusinya dalam matematika meliputi pemahaman tentang angka dan bentuk geometris. Buku ini membahas tentang biografi, sejarah, karya, keteladanan, serta pemikiran Ibnu Sina. la hidup pada zaman teknologi belum terlalu berkembang dan informasi masih sulit didapat, tetapi sukses mempelajari dan memberikan kontribusi dalam berbagai cabang ilmu pengetahuan. Seharusnya, ia bisa menjadi inspirasi bagi kita agar lebih giat dalam belajar dan berkarya.