03180 2200229 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020001800100082001100118084002000129100002700149245005700176260003600233300002100269650001900290520129600309700002901605990002001634500129601654INLIS00000000000413620231023081655 a0010-1023000068ta231023 g 0 ind  a9786233570718 a297.63 aS 297.63 WAH h1 aWahyudi. Syarif Farhan1 aHamzah bin Abdul-Muththalib /cSyarif Farhan Wahyudi aYogyakarta :bKlik Media,c2023 a144 hlm ;c20 cm 4aSocial Science aHamzah bin Abdul Muthalib ialah paman Rasulullah Saw. dan saudara susuannya. Dari semua paman-paman Rasulullah Saw. yang hidup di Makkah dan melihat perjuangan dakwah Islam, hanya sedikit yang mendukung dan membela. Di antara yang sedikit itu, Hamzah bin Abdul Muthalib berada di antaranya. Hamzah bin Abdul Muthalib menyatakan diri masuk Islam pada tahun kedua kenabian. Keislamannya memberikan rasa percaya diri yang tinggi di kalangan Muslim di Makkah karena mereka memiliki pembela yang kokoh dan berani. Bahkan, keislamannya itu pula yang mendorong banyak orang, termasuk para budak dan pembesar Quraisy, berbondong-bondong masuk Islam. Hamzah bin Abdul Muthalib berhiirah ke Madinah mengikuti Rasulullah Saw. Lalu, ia memimpin pasukan Muslim dalam Perang Badar. Akan tetapi, dalam peristiwa Perang Uhud, Hamzah gugur sebagai syahid. Sejak itulah, Rasulullah Saw. menjulukinya sebagai Asadullah (Singa Allah) dan Sayidus Syuhada (Penghulu atau Pemimpin Para Syuhada). Hamzah bin Abdul Muthalib memiliki berbagai peran penting yang layak ditulis dengan tinta emas sejarah Islam. Kontribusinya dalam perjuangan Islam sungguh luar biasa. Pada setiap masa, Umat Islam dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari pengalaman hidup dan perjuangannya. Kaum Muslimin juga layak menghormatinya.0 aUbaidillah Amir (editor) aS/06179/1/06179 aHamzah bin Abdul Muthalib ialah paman Rasulullah Saw. dan saudara susuannya. Dari semua paman-paman Rasulullah Saw. yang hidup di Makkah dan melihat perjuangan dakwah Islam, hanya sedikit yang mendukung dan membela. Di antara yang sedikit itu, Hamzah bin Abdul Muthalib berada di antaranya. Hamzah bin Abdul Muthalib menyatakan diri masuk Islam pada tahun kedua kenabian. Keislamannya memberikan rasa percaya diri yang tinggi di kalangan Muslim di Makkah karena mereka memiliki pembela yang kokoh dan berani. Bahkan, keislamannya itu pula yang mendorong banyak orang, termasuk para budak dan pembesar Quraisy, berbondong-bondong masuk Islam. Hamzah bin Abdul Muthalib berhiirah ke Madinah mengikuti Rasulullah Saw. Lalu, ia memimpin pasukan Muslim dalam Perang Badar. Akan tetapi, dalam peristiwa Perang Uhud, Hamzah gugur sebagai syahid. Sejak itulah, Rasulullah Saw. menjulukinya sebagai Asadullah (Singa Allah) dan Sayidus Syuhada (Penghulu atau Pemimpin Para Syuhada). Hamzah bin Abdul Muthalib memiliki berbagai peran penting yang layak ditulis dengan tinta emas sejarah Islam. Kontribusinya dalam perjuangan Islam sungguh luar biasa. Pada setiap masa, Umat Islam dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari pengalaman hidup dan perjuangannya. Kaum Muslimin juga layak menghormatinya.