02611 2200241 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020001800100082001100118084001900129100002100148245004400169250001100213260003600224300002100260650002000281700003000301520100900331990002001340500100901360INLIS00000000000414720231023095454 a0010-1023000079ta231023 g 0 ind  a9786023910281 a808.02 aS 808.02 ARI a1 aAriadinata, Joni1 aAku Bisa Nulis Fiksi /cJoni Ariadinata acet. 1 aYogyakarta :bDiva Press,c2016 a456 hlm ;c20 cm 4aPanduan Menulis0 aAddin Negara (penyunting) aDalam menulis cerpen yang bagus, mutlak dibutuhkan dua unsur yang terus-menerus bergandengan tangan dengan serius: kemampuan menguasai teknik dan mengetahui betul apa yang (akan/sedang) ditulis. Cerita pendek tidak seperti halnya novel yang memiliki ruang yang panjang. Cerita pendek dibatasi halaman. Untuk itulah, dalam menyiasati efektivitas cerpen, disarankan untuk menggarap "hanya satu segi dari satu kehidupan". Maka yang dibutuhkan adalah "satu sikap dari satu watak dalam menghadapi satu masalah". Pengutaraan sikap itulah yang menjadi tulang punggung sebuah cerita pendek. Buku ini memberikan berbagai pengetahuan istimewa tentang menulis fiksi (terutama cerpen). Pembahasannya simpel, tidak kebanyakan teori. Penulis mengulas berbagai teori sastra dan teori menulis langsung dengan menghadirkan contoh-contohnya sehingga membaca buku ini tidak membosankan. Terutama, karena gaya penulisan yang seperti sedang mengajak para pembaca (muda) untuk mengobrol sehingga nyaman untuk membaca buku ini. aS/06201/1/06201 aDalam menulis cerpen yang bagus, mutlak dibutuhkan dua unsur yang terus-menerus bergandengan tangan dengan serius: kemampuan menguasai teknik dan mengetahui betul apa yang (akan/sedang) ditulis. Cerita pendek tidak seperti halnya novel yang memiliki ruang yang panjang. Cerita pendek dibatasi halaman. Untuk itulah, dalam menyiasati efektivitas cerpen, disarankan untuk menggarap "hanya satu segi dari satu kehidupan". Maka yang dibutuhkan adalah "satu sikap dari satu watak dalam menghadapi satu masalah". Pengutaraan sikap itulah yang menjadi tulang punggung sebuah cerita pendek. Buku ini memberikan berbagai pengetahuan istimewa tentang menulis fiksi (terutama cerpen). Pembahasannya simpel, tidak kebanyakan teori. Penulis mengulas berbagai teori sastra dan teori menulis langsung dengan menghadirkan contoh-contohnya sehingga membaca buku ini tidak membosankan. Terutama, karena gaya penulisan yang seperti sedang mengajak para pembaca (muda) untuk mengobrol sehingga nyaman untuk membaca buku ini.