03994 2200241 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020001800100082000800118084001600126100002600142245012300168250002600291260003800317300002700355650002100382700003100403505164900434990002002083500164902103INLIS00000000000420220231119010610 a0010-1123000022ta231119 g 0 ind  a9786237333760 a920 aS 920 WIC s1 aWicaksono, Anom Whani1 aSiti Jenar :bMembongkar riwayat dan ajaran Wali yang kontroversial /cAnom Whani Wicaksono; editor, Dyah Retna Palupi aCetakan pertama, 2023 aYogyakarta :bC-Klik Media,c2023 av+154 halaman ;c20 cm 4aSyekh SIti Jenar0 aDyah Retna Palupi (editor) aSejarah Islam di nusantara selalu menarik untuk dikaji dan dipahami, termasuk kisah tentang masa awal penyebaran Islam di Jawa oleh para wali atau ulama terdahulu. Salah satu bagian yang menarik itu berkaitan. dengan sosok dan ajaran Syekh Siti Jenar. Nama Syekh Siti Jenar sangat dikenal oleh kalangan muslim di Jawa. Ia adalah seorang ulama yang memiliki andil besar dalam menyebarkan agama Islam setelah runtuhnya Majapahit. Namun, menurut cerita-cerita yang beredar dari masa ke masa, pada tahap awal berdirinya Kesultanan Demak Bintara, ia justru harus berhadapan dengan Wali Sanga dan Raden Patah. la dianggap sebagai ulama yang kontroversial, karena salah satu ajarannya membahas tentang manunggaling kawula Gusti atau menyatunya manusia dengan Allah Swt. Bahkan ia harus mendapat vonis serta eksekusi hukuman mati karena ajarannya tersebut. Citra Syekh Siti Jenar selama berabad-abad sejak kematiannya tidak bisa lepas dari stigma buruk di kalangan muslim di nusantara. Ia adalah pelaku bidah, penyebar kesesatan, dan propagandis pemberontakan terhadap kewalian. Pertanyaannya, apakah memang ia seperti itu? Bahkan pertanyaan yang paling dasar adalah apakah sosoknya memang nyata dalam sejarah? Buku ini berisi tentang perjalanan Syekh Siti Jenar berdasarkan catatan-catatan yang sudah beredar di masyarakat. Catatan-catatan itu ditulis oleh para peneliti sejarah, pengkaji gerakan dakwah Islam, maupun pengamat Islam-Jawa. Dengan demikian, buku ini berusaha mendudukkan Syekh Siti Jenar secara proporsional sebagai bagian dari sejarah nusantara yang harus terus diteliti dan dicari fakta-fakta pendukung riwayat dan ajarannya. aS/06269/1/06269 aSejarah Islam di nusantara selalu menarik untuk dikaji dan dipahami, termasuk kisah tentang masa awal penyebaran Islam di Jawa oleh para wali atau ulama terdahulu. Salah satu bagian yang menarik itu berkaitan. dengan sosok dan ajaran Syekh Siti Jenar. Nama Syekh Siti Jenar sangat dikenal oleh kalangan muslim di Jawa. Ia adalah seorang ulama yang memiliki andil besar dalam menyebarkan agama Islam setelah runtuhnya Majapahit. Namun, menurut cerita-cerita yang beredar dari masa ke masa, pada tahap awal berdirinya Kesultanan Demak Bintara, ia justru harus berhadapan dengan Wali Sanga dan Raden Patah. la dianggap sebagai ulama yang kontroversial, karena salah satu ajarannya membahas tentang manunggaling kawula Gusti atau menyatunya manusia dengan Allah Swt. Bahkan ia harus mendapat vonis serta eksekusi hukuman mati karena ajarannya tersebut. Citra Syekh Siti Jenar selama berabad-abad sejak kematiannya tidak bisa lepas dari stigma buruk di kalangan muslim di nusantara. Ia adalah pelaku bidah, penyebar kesesatan, dan propagandis pemberontakan terhadap kewalian. Pertanyaannya, apakah memang ia seperti itu? Bahkan pertanyaan yang paling dasar adalah apakah sosoknya memang nyata dalam sejarah? Buku ini berisi tentang perjalanan Syekh Siti Jenar berdasarkan catatan-catatan yang sudah beredar di masyarakat. Catatan-catatan itu ditulis oleh para peneliti sejarah, pengkaji gerakan dakwah Islam, maupun pengamat Islam-Jawa. Dengan demikian, buku ini berusaha mendudukkan Syekh Siti Jenar secara proporsional sebagai bagian dari sejarah nusantara yang harus terus diteliti dan dicari fakta-fakta pendukung riwayat dan ajarannya.