03303 2200241 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020001800100082000800118084001600126100002200142245011100164260004000275300002700315650001400342650002100356700003600377520131400413990002001727500131401747INLIS00000000000506220240926095218 a0010-0924000026ta240926 g 0 ind  a9786239196820 a158 aS 158 SOE p1 aSoeharso, Sonny Y1 aPsikologi Bisnis :bParadigma Baru Mengelola Bisnis /cDr. Sonny Y. Soeharso, S.Psi., S.E.. M.M., Psikolog aYogyakarta :bLautan Pustaka,c2020 axii + 484 hlm ;c23 cm 4aPsycology 4aPsycology Bisnis0 aWirawan Setiadi, M.B.A (editor) aPara CEO dan pemilik usaha banyak mengeluhkan soal belum tercapainya standar harapan terhadap kualitas SDM. Di sisi lain, para profesional di bidang HR hanya berkutat di bidang fungsionalnya saja, tetapi lemah dalam mengaitkan dan menghitung implikasinya terhadap pencapaian “bottom line” dan target-target bisnis di tingkat korporat. SDM yang konon merupakan inti dan juga aset perusahaan/organisasi tampaknya belum dikelola dengan cara-cara yang senapas dan seiring dengan kemauan pimpinan puncak (CEO) apalagi pemilik bisnis. Para profesional HR masih jarang bisa menjadi partner yang diandalkan, entah sebagai strategic partner apalagi business partner. Pengalaman membuktikan kata kuncinya adalah kompetensi Business Acumen yang lemah dan tingkat pengambilan resiko yang rendah. Kerangka Kerja Psikologi Bisnis dibangun di atas pertemuan konstruktif pemikiran/gagasan dan pengetahuan yang berasal dari empat ilmu pengetahuan dan praktik. Dengan kata lain, buku ini merupakan pendekatan “interdisiplin” antara disiplin Psikologi dan praktis Bisnis, yakni bagaimana Bisnis ditinjau dalam perspektif Psikologi, baik pada level individu, tim, organisasi maupun sosial dan bagaimana menjadikan Psikologi sebagai “bisnis” atau “industri” yang dibutuhkan dan bermanfaat bagi masyarakat modern. aS/08107/1/08107 aPara CEO dan pemilik usaha banyak mengeluhkan soal belum tercapainya standar harapan terhadap kualitas SDM. Di sisi lain, para profesional di bidang HR hanya berkutat di bidang fungsionalnya saja, tetapi lemah dalam mengaitkan dan menghitung implikasinya terhadap pencapaian “bottom line” dan target-target bisnis di tingkat korporat. SDM yang konon merupakan inti dan juga aset perusahaan/organisasi tampaknya belum dikelola dengan cara-cara yang senapas dan seiring dengan kemauan pimpinan puncak (CEO) apalagi pemilik bisnis. Para profesional HR masih jarang bisa menjadi partner yang diandalkan, entah sebagai strategic partner apalagi business partner. Pengalaman membuktikan kata kuncinya adalah kompetensi Business Acumen yang lemah dan tingkat pengambilan resiko yang rendah. Kerangka Kerja Psikologi Bisnis dibangun di atas pertemuan konstruktif pemikiran/gagasan dan pengetahuan yang berasal dari empat ilmu pengetahuan dan praktik. Dengan kata lain, buku ini merupakan pendekatan “interdisiplin” antara disiplin Psikologi dan praktis Bisnis, yakni bagaimana Bisnis ditinjau dalam perspektif Psikologi, baik pada level individu, tim, organisasi maupun sosial dan bagaimana menjadikan Psikologi sebagai “bisnis” atau “industri” yang dibutuhkan dan bermanfaat bagi masyarakat modern.