02989 2200265 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020001800100082001200118084002000130100003700150245008700187250001100274260003800285300002100323650001200344650001300356650001200369700003200381520114500413990002001558500114501578INLIS00000000000511420240926030309 a0010-0924000078ta240926 g 0 ind  a9786232201545 a297.246 aS 297.246 ASS i0 aAs-Sahhar, Dr. Abdul Hamid Judah1 aIbrahim ; Sang Kekasih Allah dan Bapak Para Nabi /cDr. Abdul Hamid Judah as-Sahar acet. 1 aJakarta :bPustaka Alvabet,c2023 a368 hlm ;c20 cm 4aSejarah 4aBiografi 4aIbrahim0 aMisbahul Munir (penerjemah) aNabi Ibrahim dikenal sebagai salah satu rasul dan kekasih (khalil) Allah. Dia bahkan populer sebagai “bapak para nabi”, karena dari 25 nabi yang disebutkan al-Quran, 19 di antaranya adalah keturunannya, termasuk Nabi Muhammad. Nama Ibrahim sendiri disebutkan 69 kali di 24 surah al-Quran, bahkan menjadi salah satu nama surah, yaitu Surah Ibrahim. Keistimewaan itu tentu tak diberikan secara tiba-tiba, tetapi merupakan hasil proses yang tak sebentar yang telah dilalui Ibrahim di sebagian besar hidupnya. Lalu, seperti apa sesungguhnya proses panjang tersebut? Melalui buku biografis manis yang ditulis dengan gaya tutur novel ini, penulis mencoba menggambarkan secara lebih detail dan hidup sosok Ibrahim mulai dari kelahiran, masa kecil, dewasa, hingga menjadi rasul Allah, melawan sejumlah penguasa zalim, hingga akhirnya menetap di Palestina (Syam). Pembaca dibawa dalam alur cerita yang menghanyutkan yang dirangkum dari sumber-sumber literatur sejarah, kitab suci, dan riwayat klasik. Dialog-dialog di dalamnya begitu berisi, kuat, dan tegas, membuat kita ikut terbawa suasana pada waktu itu seakan-akan kita berada di dalamnya. aS/08169/1/08169 aNabi Ibrahim dikenal sebagai salah satu rasul dan kekasih (khalil) Allah. Dia bahkan populer sebagai “bapak para nabi”, karena dari 25 nabi yang disebutkan al-Quran, 19 di antaranya adalah keturunannya, termasuk Nabi Muhammad. Nama Ibrahim sendiri disebutkan 69 kali di 24 surah al-Quran, bahkan menjadi salah satu nama surah, yaitu Surah Ibrahim. Keistimewaan itu tentu tak diberikan secara tiba-tiba, tetapi merupakan hasil proses yang tak sebentar yang telah dilalui Ibrahim di sebagian besar hidupnya. Lalu, seperti apa sesungguhnya proses panjang tersebut? Melalui buku biografis manis yang ditulis dengan gaya tutur novel ini, penulis mencoba menggambarkan secara lebih detail dan hidup sosok Ibrahim mulai dari kelahiran, masa kecil, dewasa, hingga menjadi rasul Allah, melawan sejumlah penguasa zalim, hingga akhirnya menetap di Palestina (Syam). Pembaca dibawa dalam alur cerita yang menghanyutkan yang dirangkum dari sumber-sumber literatur sejarah, kitab suci, dan riwayat klasik. Dialog-dialog di dalamnya begitu berisi, kuat, dan tegas, membuat kita ikut terbawa suasana pada waktu itu seakan-akan kita berada di dalamnya.