<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000005173</controlfield>
  <controlfield tag="005">20241002111342</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1024000027</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">241002                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">9786237378396</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">297.07</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">S 297.07 HAM m</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Hambali, M. Ag., Dr. Muh</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Manajemen Pendidikan Islam Kontemporer :</subfield>
   <subfield code="b">Strategi Pengelolaan dan Pemasaran Islam di Era Industri</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Yogyakarta :</subfield>
   <subfield code="b">iRCiSoD,</subfield>
   <subfield code="c">2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">356 hlm ;</subfield>
   <subfield code="c">20 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Teaching</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Pendidikan Islam</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Dr. Mu'alimin, M.Pd.I.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Pertanyaan yang akan selalu aktual dikemukakan seiring dengan bergulirnya era disrupsi dan era industri 4.0 adalah apa yang harus dilakukan lembaga pendidikan Islam untuk menghadapi era tersebut? Pun, seperti apa peran dan peluang lembaga pendidikan Islam menghadapi era industri 4.0?&#13;
&#13;
Era disrupsi merupakan era terjadinya perubahan-perubahan dalam tatanan kehidupan masyarakat yang dimulai dengan digunakannya perangkat-perangkat digital menggantikan cara-cara manual. Era industri 4.0 merupakan nama tren otomasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Adanya revolusi ini ditandai dengan terjadinya perubahan secara besar-besaran di berbagai bidang melalui perpaduan teknologi, termasuk bidang pendidikan.&#13;
&#13;
Menghadapi situasi demikian, pendidikan Islam tentu harus merencanakan strategi tepat dalam pengelolaannya sehingga tidak mengalami ketertinggalan dan tidak ditinggalkan oleh masyarakat. Perubahan ini tentu harus disikapi dengan serius oleh lembaga-lembaga pendidikan, termasuk lembaga pendidikan Islam, agar keberadaannya tidak semakin ditinggalkan. Salah satu cara yang penting untuk dilakukan oleh lembaga pendidikan Islam agar dapat selalu aktual dan mampu memenuhi keinginan dan harapan masyarakat adalah dengan berusaha menghapus stigma sebagian masyarakat yang menganggap lembaga pendidikan Islam sebagai lembaga pendidikan kelas dua, kurang maju, dan tidak kompetitif. Hal itu dapat dilakukan dengan melakukan pembaruan-pembaruan dalam pengelolaan kelembagaan pendidikan Islam itu sendiri. Untuk tujuan itulah, buku ini hadir agar dapat memberikan sumbangsih bagi strategi pengelolaan dan pemasaran lembaga pendidikan Islam menghadapi era industri 4.0.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="600" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Industri 4.0</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">S/08236/1/08236</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Pertanyaan yang akan selalu aktual dikemukakan seiring dengan bergulirnya era disrupsi dan era industri 4.0 adalah apa yang harus dilakukan lembaga pendidikan Islam untuk menghadapi era tersebut? Pun, seperti apa peran dan peluang lembaga pendidikan Islam menghadapi era industri 4.0?&#13;
&#13;
Era disrupsi merupakan era terjadinya perubahan-perubahan dalam tatanan kehidupan masyarakat yang dimulai dengan digunakannya perangkat-perangkat digital menggantikan cara-cara manual. Era industri 4.0 merupakan nama tren otomasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Adanya revolusi ini ditandai dengan terjadinya perubahan secara besar-besaran di berbagai bidang melalui perpaduan teknologi, termasuk bidang pendidikan.&#13;
&#13;
Menghadapi situasi demikian, pendidikan Islam tentu harus merencanakan strategi tepat dalam pengelolaannya sehingga tidak mengalami ketertinggalan dan tidak ditinggalkan oleh masyarakat. Perubahan ini tentu harus disikapi dengan serius oleh lembaga-lembaga pendidikan, termasuk lembaga pendidikan Islam, agar keberadaannya tidak semakin ditinggalkan. Salah satu cara yang penting untuk dilakukan oleh lembaga pendidikan Islam agar dapat selalu aktual dan mampu memenuhi keinginan dan harapan masyarakat adalah dengan berusaha menghapus stigma sebagian masyarakat yang menganggap lembaga pendidikan Islam sebagai lembaga pendidikan kelas dua, kurang maju, dan tidak kompetitif. Hal itu dapat dilakukan dengan melakukan pembaruan-pembaruan dalam pengelolaan kelembagaan pendidikan Islam itu sendiri. Untuk tujuan itulah, buku ini hadir agar dapat memberikan sumbangsih bagi strategi pengelolaan dan pemasaran lembaga pendidikan Islam menghadapi era industri 4.0.</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
