na INLIS000000000006390 20251022085655 0010-1025000051 ta 251022 g 0 ind 9786029055153 155.25 S 155 NAD s Nadia, Asma Salon Kepribadian : Jangan Jadi Muslimah Nyebelin / Asma Nadia cet.8 Depok : Asma Nadia Publishing House, 2013 xvi + 312 hlm : ill. ; 20,5 cm Buku ini ditujukan khusus untuk muslimah yang ingin “merawat” diri dari dalam—bukan sekadar penampilan luarnya. Asma Nadia mengajak pembaca untuk melakukan introspeksi: meski sudah berhijab, sudah menjalankan aktivitas dakwah atau ibadah, tetap mungkin ada kebiasaan-kebiasaan kecil yang kurang disadari namun “mengganggu” sekitar. Beberapa contoh yang diangkat: bau badan yang membuat orang tak nyaman, komentar asal-asal, tampilan yang kurang pantas saat ibadah, atau sikap yang menyakiti orang lain — yang semuanya bisa membuat muslimah “dicap” menyebalkan. Buku ini hadir sebagai “salon kepribadian” — layaknya ruang memperbaiki tampilan — namun fokusnya ke kepribadian, akhlak, sikap dan kebiasaan sehari-hari. Bab-bab dalam buku ini mencakup tema seperti: “Yang remeh yang mengganggu”, penampilan visual, sikap terhadap orang lain, hingga bagaimana beribadah sedemikian rupa agar tidak “meresahkan” orang lain. pengembangan diri S/10740/1/10740 Buku ini ditujukan khusus untuk muslimah yang ingin “merawat” diri dari dalam—bukan sekadar penampilan luarnya. Asma Nadia mengajak pembaca untuk melakukan introspeksi: meski sudah berhijab, sudah menjalankan aktivitas dakwah atau ibadah, tetap mungkin ada kebiasaan-kebiasaan kecil yang kurang disadari namun “mengganggu” sekitar. Beberapa contoh yang diangkat: bau badan yang membuat orang tak nyaman, komentar asal-asal, tampilan yang kurang pantas saat ibadah, atau sikap yang menyakiti orang lain — yang semuanya bisa membuat muslimah “dicap” menyebalkan. Buku ini hadir sebagai “salon kepribadian” — layaknya ruang memperbaiki tampilan — namun fokusnya ke kepribadian, akhlak, sikap dan kebiasaan sehari-hari. Bab-bab dalam buku ini mencakup tema seperti: “Yang remeh yang mengganggu”, penampilan visual, sikap terhadap orang lain, hingga bagaimana beribadah sedemikian rupa agar tidak “meresahkan” orang lain. pengembangan diri