<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000006399</controlfield>
  <controlfield tag="005">20251022101721</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1025000060</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">251022                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">9799183049</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">297.77</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">S 297.77 AZI f</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Aziz, Jum'ah Amin Abdul</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Fiqih Dakwah :</subfield>
   <subfield code="b">Studi atas berbagai prinsip dan kaidah yang harus dijadikan acuan dalam dakwah islamiah /</subfield>
   <subfield code="c">Jum'ah Amin Abdul Aziz</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cet. 1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Surakarta : :</subfield>
   <subfield code="b">Era Adicitra Intermedia,</subfield>
   <subfield code="c">2011</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">412 hlm :</subfield>
   <subfield code="b">ill. ;</subfield>
   <subfield code="c">23 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Dakwah Islam</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Buku ini membahas prinsip-prinsip dasar dan kaidah syar‘i yang menjadi landasan dakwah Islamiah. Penulis menekankan bahwa dakwah bukan sekadar aktivitas menyeru kepada kebaikan, tetapi juga ilmu dan seni yang memiliki aturan, adab, serta strategi yang harus dipahami oleh setiap dai. Isi buku menguraikan bagaimana dakwah dilakukan dengan hikmah (kebijaksanaan), mau‘izhah hasanah (nasihat yang baik), dan mujadalah bil-lati hiya ahsan (dialog terbaik) sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an. Setiap bagian membahas kaidah fiqih dakwah, mulai dari: tujuan dan urgensi dakwah, kepribadian dan akhlak seorang dai, metode penyampaian yang sesuai dengan kondisi mad’u (objek dakwah), pentingnya kesabaran, keteladanan, dan ketepatan strategi, serta kesalahan-kesalahan yang harus dihindari dalam berdakwah. Buku ini juga mengulas perbedaan antara fiqih dakwah dan fiqih ibadah, menekankan bahwa memahami hukum dakwah sama pentingnya dengan memahami hukum ibadah, karena keduanya berakar pada syariat yang sama. Melalui gaya bahasa ilmiah namun komunikatif, Jum‘ah Amin Abdul Aziz mengajak pembaca—khususnya para dai, aktivis dakwah, dan mahasiswa studi Islam—untuk memandang dakwah sebagai tanggung jawab besar umat Islam yang harus dilaksanakan secara bijak, strategis, dan sesuai tuntunan syariat.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">S/10750/1/10750</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Buku ini membahas prinsip-prinsip dasar dan kaidah syar‘i yang menjadi landasan dakwah Islamiah. Penulis menekankan bahwa dakwah bukan sekadar aktivitas menyeru kepada kebaikan, tetapi juga ilmu dan seni yang memiliki aturan, adab, serta strategi yang harus dipahami oleh setiap dai. Isi buku menguraikan bagaimana dakwah dilakukan dengan hikmah (kebijaksanaan), mau‘izhah hasanah (nasihat yang baik), dan mujadalah bil-lati hiya ahsan (dialog terbaik) sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an. Setiap bagian membahas kaidah fiqih dakwah, mulai dari: tujuan dan urgensi dakwah, kepribadian dan akhlak seorang dai, metode penyampaian yang sesuai dengan kondisi mad’u (objek dakwah), pentingnya kesabaran, keteladanan, dan ketepatan strategi, serta kesalahan-kesalahan yang harus dihindari dalam berdakwah. Buku ini juga mengulas perbedaan antara fiqih dakwah dan fiqih ibadah, menekankan bahwa memahami hukum dakwah sama pentingnya dengan memahami hukum ibadah, karena keduanya berakar pada syariat yang sama. Melalui gaya bahasa ilmiah namun komunikatif, Jum‘ah Amin Abdul Aziz mengajak pembaca—khususnya para dai, aktivis dakwah, dan mahasiswa studi Islam—untuk memandang dakwah sebagai tanggung jawab besar umat Islam yang harus dilaksanakan secara bijak, strategis, dan sesuai tuntunan syariat.</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
