02109 2200241 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020001800100082001300118084002100131100001700152245007400169250001100243260004500254300003900299650001700338700002000355700002100375520145100396990002001847INLIS00000000000680020260826095646 a0010-0826000046ta260826 g 0 ind  a9789797753481 a320.9598 aS 320.9598 GAB r1 aGaban, Farid1 a#Reset Indonesia :bGagasan tentang Indonesia Baru /cFarid Gaban,dkk aCet. 4 aBekasi :bKoperasi Indonesia Baru,c2026 axii + 448 hlm :bill; tab ;c21 cm 4aIlmu Politik1 aLaksono, Dandhy1 aPriambodo, Yusuf aUntuk menjawab pertanyaan, "Mengapa air kran di Indonesia tak bisa langsung diminum?" buku ini akan membahas kualitas air sungai sampai gagasan federalisme. Jadi dari mana mengurai problem Indonesia yang ruwet? Apa sebenarnya akar masalahnya? Adakah obatnya? Kalau ada, mulai dari mana membenahinya? Buku ini ditulis para jurnalis yang ada di belakang film Sexy Killers (2019) atau Dirty Vote (2024). Tapi Indonesia terlalu luas dan kompleks. Banyak gagasan yang tak dapat difilmkan. Maka buku ini merangkum tiga perjalanan berkeliling Indonesia, yaitu: Ekspedisi Zamrud Khatulistiwa (2009-2010), Ekspedisi Indonesia Biru (2015-2016), dan Ekspedisi Indonesia Baru (2022-2023). Mereka telah merekam Indonesia dari jarak yang sangat dekat: Dari titik nol kilometer di Pulau Weh hingga ujung aspal di perbatasan Sota. Dari sana terekam konflik sumber daya alam, keadilan sosial, masyarakat adat, hingga isu lingkungan dan perubahan iklim. Tapi mereka juga ada di gedung DPR saat membahas Undang-Undang, di jalanan ibukota saat kerusuhan, atau masuk komplek Sekretariat Negara. Dari sana mereka memahami sistem politik, demokrasi, kasus korupsi, sistem kepartaian, hingga urusan tentara dan polisi. Lewat perspektif empat jurnalis yang mewakili empat generasi, dari boomer hingga Gen Z, buku ini membicarakan hal-hal besar tentang keindonesiaan lewat data, teori, dan laporan pandangan mata di lapangan dengan detil-detil yang memukau. aS/11421/1/11421