Cite This        Tampung        Export Record
Judul 5 cm : Aku, Kamu, Samudera, dan Bintang-Bintang
Pengarang Dhirgantoro, Donny
Penerbitan Jakarta : Grasindo, 2020
Deskripsi Fisik x + 502 hlm ;21 cm
ISBN 9786020524665
Subjek Novel
Sastra Indonesia
Fiksi Indonesia
Abstrak 5 cm and a new me... Sore ini, setelah menyelesaikan halaman terakhir ""5 cm""-nya Donny Dhirgantoro, saya terdiam lama, dan... menangis. Buku ini, entah bagaimana, membuat saya memandang dunia, hidup, dan segala sesuatu di sekitar saya, dengan cara yang berbeda. Cerita tentang persahabatan lima anak muda yang menjadi tokoh sentral dalam buku ini seakan membuka mata saya, membangunkan ""saya"" yang lain, yang bukan saya. Buku yang keren. Kocak, seru, menyentuh. Saya seperti diingatkan pada banyak hal yang sekian lama saya lupakan. Kisah perjalanan mereka berlima ke puncak Mahameru setelah mereka terpisah selama tiga bulan benar-benar luar biasa. Dialog-dialog ancur dan gila-gilaan khas anak muda, penggalan lagu-lagu keren, dialog-dialog dari film-film bagus, banyak banget bertebaran dari awal sampe akhir cerita. Buku ini mengingatkan saya sekali lagi tentang kekuatan dan keajaiban mimpi dan keyakinan. Dan, bahwa kita tak perlu bukti dan hitungan dan rumus-rumus yang rumit untuk membuktikan keajaiban itu. Kita hanya harus mempercayainya. Dan sore ini, beberapa menit menjelang magrib, saya menikmati hujan dari balik jendela kamar saya, memandang dan mengagumi rintiknya. Langit yang sama, hujan yang sama, Tapi, kenapa rasanya beda banget ya? Lalu saya tengadah menatap alngit, sesenggukan, dan tersenyum membisikkan ""Terima kasih, Tuhan..."".
Catatan 5 cm and a new me... Sore ini, setelah menyelesaikan halaman terakhir ""5 cm""-nya Donny Dhirgantoro, saya terdiam lama, dan... menangis. Buku ini, entah bagaimana, membuat saya memandang dunia, hidup, dan segala sesuatu di sekitar saya, dengan cara yang berbeda. Cerita tentang persahabatan lima anak muda yang menjadi tokoh sentral dalam buku ini seakan membuka mata saya, membangunkan ""saya"" yang lain, yang bukan saya. Buku yang keren. Kocak, seru, menyentuh. Saya seperti diingatkan pada banyak hal yang sekian lama saya lupakan. Kisah perjalanan mereka berlima ke puncak Mahameru setelah mereka terpisah selama tiga bulan benar-benar luar biasa. Dialog-dialog ancur dan gila-gilaan khas anak muda, penggalan lagu-lagu keren, dialog-dialog dari film-film bagus, banyak banget bertebaran dari awal sampe akhir cerita. Buku ini mengingatkan saya sekali lagi tentang kekuatan dan keajaiban mimpi dan keyakinan. Dan, bahwa kita tak perlu bukti dan hitungan dan rumus-rumus yang rumit untuk membuktikan keajaiban itu. Kita hanya harus mempercayainya. Dan sore ini, beberapa menit menjelang magrib, saya menikmati hujan dari balik jendela kamar saya, memandang dan mengagumi rintiknya. Langit yang sama, hujan yang sama, Tapi, kenapa rasanya beda banget ya? Lalu saya tengadah menatap alngit, sesenggukan, dan tersenyum membisikkan ""Terima kasih, Tuhan..."".
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Novel
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
S/03891/1/03891 S 899.221 3 DHI l Dapat dipinjam Thursina IIBS Kampus 2 - IRC Tersedia
S/03893/1/03893 S 899.221 3 DHI l Dapat dipinjam Thursina IIBS Kampus 1 - IRC Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002914
005 20210811100931
007 ta
008 210811################g##########f#ind##
020 # # $a 9786020524665
035 # # $a 0010-0821000109
082 # # $a 899.221 3
084 # # $a S 899.221 3 DHI l
100 1 # $a Dhirgantoro, Donny
245 1 # $a 5 cm : $b Aku, Kamu, Samudera, dan Bintang-Bintang
260 # # $a Jakarta :$b Grasindo,$c 2020
300 # # $a x + 502 hlm ; $c 21 cm
500 # # $a 5 cm and a new me... Sore ini, setelah menyelesaikan halaman terakhir ""5 cm""-nya Donny Dhirgantoro, saya terdiam lama, dan... menangis. Buku ini, entah bagaimana, membuat saya memandang dunia, hidup, dan segala sesuatu di sekitar saya, dengan cara yang berbeda. Cerita tentang persahabatan lima anak muda yang menjadi tokoh sentral dalam buku ini seakan membuka mata saya, membangunkan ""saya"" yang lain, yang bukan saya. Buku yang keren. Kocak, seru, menyentuh. Saya seperti diingatkan pada banyak hal yang sekian lama saya lupakan. Kisah perjalanan mereka berlima ke puncak Mahameru setelah mereka terpisah selama tiga bulan benar-benar luar biasa. Dialog-dialog ancur dan gila-gilaan khas anak muda, penggalan lagu-lagu keren, dialog-dialog dari film-film bagus, banyak banget bertebaran dari awal sampe akhir cerita. Buku ini mengingatkan saya sekali lagi tentang kekuatan dan keajaiban mimpi dan keyakinan. Dan, bahwa kita tak perlu bukti dan hitungan dan rumus-rumus yang rumit untuk membuktikan keajaiban itu. Kita hanya harus mempercayainya. Dan sore ini, beberapa menit menjelang magrib, saya menikmati hujan dari balik jendela kamar saya, memandang dan mengagumi rintiknya. Langit yang sama, hujan yang sama, Tapi, kenapa rasanya beda banget ya? Lalu saya tengadah menatap alngit, sesenggukan, dan tersenyum membisikkan ""Terima kasih, Tuhan..."".
520 # # $a 5 cm and a new me... Sore ini, setelah menyelesaikan halaman terakhir ""5 cm""-nya Donny Dhirgantoro, saya terdiam lama, dan... menangis. Buku ini, entah bagaimana, membuat saya memandang dunia, hidup, dan segala sesuatu di sekitar saya, dengan cara yang berbeda. Cerita tentang persahabatan lima anak muda yang menjadi tokoh sentral dalam buku ini seakan membuka mata saya, membangunkan ""saya"" yang lain, yang bukan saya. Buku yang keren. Kocak, seru, menyentuh. Saya seperti diingatkan pada banyak hal yang sekian lama saya lupakan. Kisah perjalanan mereka berlima ke puncak Mahameru setelah mereka terpisah selama tiga bulan benar-benar luar biasa. Dialog-dialog ancur dan gila-gilaan khas anak muda, penggalan lagu-lagu keren, dialog-dialog dari film-film bagus, banyak banget bertebaran dari awal sampe akhir cerita. Buku ini mengingatkan saya sekali lagi tentang kekuatan dan keajaiban mimpi dan keyakinan. Dan, bahwa kita tak perlu bukti dan hitungan dan rumus-rumus yang rumit untuk membuktikan keajaiban itu. Kita hanya harus mempercayainya. Dan sore ini, beberapa menit menjelang magrib, saya menikmati hujan dari balik jendela kamar saya, memandang dan mengagumi rintiknya. Langit yang sama, hujan yang sama, Tapi, kenapa rasanya beda banget ya? Lalu saya tengadah menatap alngit, sesenggukan, dan tersenyum membisikkan ""Terima kasih, Tuhan..."".
650 # 4 $a Fiksi Indonesia
650 # 4 $a Novel
650 # 4 $a Sastra Indonesia
990 # # $a S/03891/1/03891
990 # # $a S/03893/1/03893
Content Unduh katalog