Cite This        Tampung        Export Record
Judul Pesan cinta Mbah Moen
Pengarang Tim Rene Islam
Penerbitan Jakarta : Rene Islam, 2019
Deskripsi Fisik 242 hlm ;18 cm
ISBN 9786021201732
Subjek Agama
Biografi
Religion
Abstrak Buku ini disusun untuk mengingatkan kita pada sosok alim penuh karisma itu. Seorang ayah bagi jutaan umat manusia, bukan hanya umat Islam Indonesia, tetapi juga masyarakat dunia. Seorang kiai, guru, yang dengan penuh rasa sabar mengajari, menjadi teladan, serta menyejukkan melalui tutur dan tindakan yang lembut penuh kasih sayang. Mengenang Mbah Moen adalah mengenang hari-hari indah penuh hikmah. Beliaulah sosok ulama yang kmil (sempurna), baik secara ilmu pengetahuan, spiritualitas, maupun pengalaman. Dalam tubuhnya mengalir deras DNA kesalihan dari seorang ayah dan ibu pendidik, keduanya berasal dari trah pesantren yang akrab dengan hikmah dan ilmu pengetahuan. Mbah Moen adalah manusia kesayangan langit yang juga disayang bumi. Memandang beliau rasanya adem dan menentramkan. Pancaran cahaya wajahnya memendar dari jiwanya yang suci. Bukan suatu kebetulan jika pesantren yang diasuhnya bernama 'al-Anwar'yang berarti Pancaran cahaya-cahayasesuai dengan diri beliau yang selalu menyinari penuh cinta dan kasih sayang. Banyak orang ingin menjadi manusia beruntung, sukses dan bahagia dunia-akhirat, tidak merugi, dan bermanfaat untuk orang banyak. Tapi bagaimana caranya? Buku ini mungkin bisa dijadikan salah satu alternatif kumpulan nasihat bijak yang layak kita baca dan renungkan, baik untuk diri sendiri, keluarga maupun untuk kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia. Buku ini hadir untuk mengenalkan sekaligus mengabadikan nasihat-nasihat Mbah Moen. Tapi lebih dari itu, buku ini diharapkan bisa membuat kita meresapi dan mengikuti keberuntungan hidup ala Mbah Moen dengan segala hikmah dan kebenaran yang sudah dialaminya. Salam cinta kami, wahai gurunya guru, Al-arif Billah, Syaikhan KH. Maimoen Zubair. Alfatihah.
Catatan Buku ini disusun untuk mengingatkan kita pada sosok alim penuh karisma itu. Seorang ayah bagi jutaan umat manusia, bukan hanya umat Islam Indonesia, tetapi juga masyarakat dunia. Seorang kiai, guru, yang dengan penuh rasa sabar mengajari, menjadi teladan, serta menyejukkan melalui tutur dan tindakan yang lembut penuh kasih sayang. Mengenang Mbah Moen adalah mengenang hari-hari indah penuh hikmah. Beliaulah sosok ulama yang kmil (sempurna), baik secara ilmu pengetahuan, spiritualitas, maupun pengalaman. Dalam tubuhnya mengalir deras DNA kesalihan dari seorang ayah dan ibu pendidik, keduanya berasal dari trah pesantren yang akrab dengan hikmah dan ilmu pengetahuan. Mbah Moen adalah manusia kesayangan langit yang juga disayang bumi. Memandang beliau rasanya adem dan menentramkan. Pancaran cahaya wajahnya memendar dari jiwanya yang suci. Bukan suatu kebetulan jika pesantren yang diasuhnya bernama 'al-Anwar'yang berarti Pancaran cahaya-cahayasesuai dengan diri beliau yang selalu menyinari penuh cinta dan kasih sayang. Banyak orang ingin menjadi manusia beruntung, sukses dan bahagia dunia-akhirat, tidak merugi, dan bermanfaat untuk orang banyak. Tapi bagaimana caranya? Buku ini mungkin bisa dijadikan salah satu alternatif kumpulan nasihat bijak yang layak kita baca dan renungkan, baik untuk diri sendiri, keluarga maupun untuk kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia. Buku ini hadir untuk mengenalkan sekaligus mengabadikan nasihat-nasihat Mbah Moen. Tapi lebih dari itu, buku ini diharapkan bisa membuat kita meresapi dan mengikuti keberuntungan hidup ala Mbah Moen dengan segala hikmah dan kebenaran yang sudah dialaminya. Salam cinta kami, wahai gurunya guru, Al-arif Billah, Syaikhan KH. Maimoen Zubair. Alfatihah.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
S/03710/1/03710 S 297.51 PES Dapat dipinjam Thursina IIBS Kampus 2 - IRC Tersedia
S/03726/1/03726 S 297.51 PES Dapat dipinjam Thursina IIBS Kampus 2 - IRC Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002946
005 20210812104119
007 ta
008 210812################g##########0#ind##
020 # # $a 9786021201732
035 # # $a 0010-0821000141
082 # # $a 297.51
084 # # $a S 297.51 PES
110 0 # $a Tim Rene Islam
245 1 # $a Pesan cinta Mbah Moen
260 # # $a Jakarta :$b Rene Islam,$c 2019
300 # # $a 242 hlm ; $c 18 cm
500 # # $a Buku ini disusun untuk mengingatkan kita pada sosok alim penuh karisma itu. Seorang ayah bagi jutaan umat manusia, bukan hanya umat Islam Indonesia, tetapi juga masyarakat dunia. Seorang kiai, guru, yang dengan penuh rasa sabar mengajari, menjadi teladan, serta menyejukkan melalui tutur dan tindakan yang lembut penuh kasih sayang. Mengenang Mbah Moen adalah mengenang hari-hari indah penuh hikmah. Beliaulah sosok ulama yang kmil (sempurna), baik secara ilmu pengetahuan, spiritualitas, maupun pengalaman. Dalam tubuhnya mengalir deras DNA kesalihan dari seorang ayah dan ibu pendidik, keduanya berasal dari trah pesantren yang akrab dengan hikmah dan ilmu pengetahuan. Mbah Moen adalah manusia kesayangan langit yang juga disayang bumi. Memandang beliau rasanya adem dan menentramkan. Pancaran cahaya wajahnya memendar dari jiwanya yang suci. Bukan suatu kebetulan jika pesantren yang diasuhnya bernama 'al-Anwar'yang berarti Pancaran cahaya-cahayasesuai dengan diri beliau yang selalu menyinari penuh cinta dan kasih sayang. Banyak orang ingin menjadi manusia beruntung, sukses dan bahagia dunia-akhirat, tidak merugi, dan bermanfaat untuk orang banyak. Tapi bagaimana caranya? Buku ini mungkin bisa dijadikan salah satu alternatif kumpulan nasihat bijak yang layak kita baca dan renungkan, baik untuk diri sendiri, keluarga maupun untuk kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia. Buku ini hadir untuk mengenalkan sekaligus mengabadikan nasihat-nasihat Mbah Moen. Tapi lebih dari itu, buku ini diharapkan bisa membuat kita meresapi dan mengikuti keberuntungan hidup ala Mbah Moen dengan segala hikmah dan kebenaran yang sudah dialaminya. Salam cinta kami, wahai gurunya guru, Al-arif Billah, Syaikhan KH. Maimoen Zubair. Alfatihah.
520 # # $a Buku ini disusun untuk mengingatkan kita pada sosok alim penuh karisma itu. Seorang ayah bagi jutaan umat manusia, bukan hanya umat Islam Indonesia, tetapi juga masyarakat dunia. Seorang kiai, guru, yang dengan penuh rasa sabar mengajari, menjadi teladan, serta menyejukkan melalui tutur dan tindakan yang lembut penuh kasih sayang. Mengenang Mbah Moen adalah mengenang hari-hari indah penuh hikmah. Beliaulah sosok ulama yang kmil (sempurna), baik secara ilmu pengetahuan, spiritualitas, maupun pengalaman. Dalam tubuhnya mengalir deras DNA kesalihan dari seorang ayah dan ibu pendidik, keduanya berasal dari trah pesantren yang akrab dengan hikmah dan ilmu pengetahuan. Mbah Moen adalah manusia kesayangan langit yang juga disayang bumi. Memandang beliau rasanya adem dan menentramkan. Pancaran cahaya wajahnya memendar dari jiwanya yang suci. Bukan suatu kebetulan jika pesantren yang diasuhnya bernama 'al-Anwar'yang berarti Pancaran cahaya-cahayasesuai dengan diri beliau yang selalu menyinari penuh cinta dan kasih sayang. Banyak orang ingin menjadi manusia beruntung, sukses dan bahagia dunia-akhirat, tidak merugi, dan bermanfaat untuk orang banyak. Tapi bagaimana caranya? Buku ini mungkin bisa dijadikan salah satu alternatif kumpulan nasihat bijak yang layak kita baca dan renungkan, baik untuk diri sendiri, keluarga maupun untuk kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia. Buku ini hadir untuk mengenalkan sekaligus mengabadikan nasihat-nasihat Mbah Moen. Tapi lebih dari itu, buku ini diharapkan bisa membuat kita meresapi dan mengikuti keberuntungan hidup ala Mbah Moen dengan segala hikmah dan kebenaran yang sudah dialaminya. Salam cinta kami, wahai gurunya guru, Al-arif Billah, Syaikhan KH. Maimoen Zubair. Alfatihah.
650 # 4 $a Agama
650 # 4 $a Biografi
650 # 4 $a Religion
990 # # $a S/03710/1/03710
990 # # $a S/03726/1/03726
Content Unduh katalog