
| Judul | Hamzah bin Abdul-Muththalib / Syarif Farhan Wahyudi |
| Pengarang | Wahyudi. Syarif Farhan Ubaidillah Amir (editor) |
| Penerbitan | Yogyakarta : Klik Media, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 144 hlm ;20 cm |
| ISBN | 9786233570718 |
| Subjek | Social Science |
| Abstrak | Hamzah bin Abdul Muthalib ialah paman Rasulullah Saw. dan saudara susuannya. Dari semua paman-paman Rasulullah Saw. yang hidup di Makkah dan melihat perjuangan dakwah Islam, hanya sedikit yang mendukung dan membela. Di antara yang sedikit itu, Hamzah bin Abdul Muthalib berada di antaranya. Hamzah bin Abdul Muthalib menyatakan diri masuk Islam pada tahun kedua kenabian. Keislamannya memberikan rasa percaya diri yang tinggi di kalangan Muslim di Makkah karena mereka memiliki pembela yang kokoh dan berani. Bahkan, keislamannya itu pula yang mendorong banyak orang, termasuk para budak dan pembesar Quraisy, berbondong-bondong masuk Islam. Hamzah bin Abdul Muthalib berhiirah ke Madinah mengikuti Rasulullah Saw. Lalu, ia memimpin pasukan Muslim dalam Perang Badar. Akan tetapi, dalam peristiwa Perang Uhud, Hamzah gugur sebagai syahid. Sejak itulah, Rasulullah Saw. menjulukinya sebagai Asadullah (Singa Allah) dan Sayidus Syuhada (Penghulu atau Pemimpin Para Syuhada). Hamzah bin Abdul Muthalib memiliki berbagai peran penting yang layak ditulis dengan tinta emas sejarah Islam. Kontribusinya dalam perjuangan Islam sungguh luar biasa. Pada setiap masa, Umat Islam dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari pengalaman hidup dan perjuangannya. Kaum Muslimin juga layak menghormatinya. |
| Catatan | Hamzah bin Abdul Muthalib ialah paman Rasulullah Saw. dan saudara susuannya. Dari semua paman-paman Rasulullah Saw. yang hidup di Makkah dan melihat perjuangan dakwah Islam, hanya sedikit yang mendukung dan membela. Di antara yang sedikit itu, Hamzah bin Abdul Muthalib berada di antaranya. Hamzah bin Abdul Muthalib menyatakan diri masuk Islam pada tahun kedua kenabian. Keislamannya memberikan rasa percaya diri yang tinggi di kalangan Muslim di Makkah karena mereka memiliki pembela yang kokoh dan berani. Bahkan, keislamannya itu pula yang mendorong banyak orang, termasuk para budak dan pembesar Quraisy, berbondong-bondong masuk Islam. Hamzah bin Abdul Muthalib berhiirah ke Madinah mengikuti Rasulullah Saw. Lalu, ia memimpin pasukan Muslim dalam Perang Badar. Akan tetapi, dalam peristiwa Perang Uhud, Hamzah gugur sebagai syahid. Sejak itulah, Rasulullah Saw. menjulukinya sebagai Asadullah (Singa Allah) dan Sayidus Syuhada (Penghulu atau Pemimpin Para Syuhada). Hamzah bin Abdul Muthalib memiliki berbagai peran penting yang layak ditulis dengan tinta emas sejarah Islam. Kontribusinya dalam perjuangan Islam sungguh luar biasa. Pada setiap masa, Umat Islam dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari pengalaman hidup dan perjuangannya. Kaum Muslimin juga layak menghormatinya. |
| Bahasa | Indonesia |
| Bentuk Karya | Bukan fiksi atau tidak didefinisikan |
| Target Pembaca | Umum |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| S/06179/1/06179 | S 297.63 WAH h | Dapat dipinjam | Thursina IIBS Kampus 1 - IRC | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000004136 | ||
| 005 | 20231023081655 | ||
| 007 | ta | ||
| 008 | 231023################g##########0#ind## | ||
| 020 | # | # | $a 9786233570718 |
| 035 | # | # | $a 0010-1023000068 |
| 082 | # | # | $a 297.63 |
| 084 | # | # | $a S 297.63 WAH h |
| 100 | 1 | # | $a Wahyudi. Syarif Farhan |
| 245 | 1 | # | $a Hamzah bin Abdul-Muththalib /$c Syarif Farhan Wahyudi |
| 260 | # | # | $a Yogyakarta :$b Klik Media,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 144 hlm ; $c 20 cm |
| 500 | # | # | $a Hamzah bin Abdul Muthalib ialah paman Rasulullah Saw. dan saudara susuannya. Dari semua paman-paman Rasulullah Saw. yang hidup di Makkah dan melihat perjuangan dakwah Islam, hanya sedikit yang mendukung dan membela. Di antara yang sedikit itu, Hamzah bin Abdul Muthalib berada di antaranya. Hamzah bin Abdul Muthalib menyatakan diri masuk Islam pada tahun kedua kenabian. Keislamannya memberikan rasa percaya diri yang tinggi di kalangan Muslim di Makkah karena mereka memiliki pembela yang kokoh dan berani. Bahkan, keislamannya itu pula yang mendorong banyak orang, termasuk para budak dan pembesar Quraisy, berbondong-bondong masuk Islam. Hamzah bin Abdul Muthalib berhiirah ke Madinah mengikuti Rasulullah Saw. Lalu, ia memimpin pasukan Muslim dalam Perang Badar. Akan tetapi, dalam peristiwa Perang Uhud, Hamzah gugur sebagai syahid. Sejak itulah, Rasulullah Saw. menjulukinya sebagai Asadullah (Singa Allah) dan Sayidus Syuhada (Penghulu atau Pemimpin Para Syuhada). Hamzah bin Abdul Muthalib memiliki berbagai peran penting yang layak ditulis dengan tinta emas sejarah Islam. Kontribusinya dalam perjuangan Islam sungguh luar biasa. Pada setiap masa, Umat Islam dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari pengalaman hidup dan perjuangannya. Kaum Muslimin juga layak menghormatinya. |
| 520 | # | # | $a Hamzah bin Abdul Muthalib ialah paman Rasulullah Saw. dan saudara susuannya. Dari semua paman-paman Rasulullah Saw. yang hidup di Makkah dan melihat perjuangan dakwah Islam, hanya sedikit yang mendukung dan membela. Di antara yang sedikit itu, Hamzah bin Abdul Muthalib berada di antaranya. Hamzah bin Abdul Muthalib menyatakan diri masuk Islam pada tahun kedua kenabian. Keislamannya memberikan rasa percaya diri yang tinggi di kalangan Muslim di Makkah karena mereka memiliki pembela yang kokoh dan berani. Bahkan, keislamannya itu pula yang mendorong banyak orang, termasuk para budak dan pembesar Quraisy, berbondong-bondong masuk Islam. Hamzah bin Abdul Muthalib berhiirah ke Madinah mengikuti Rasulullah Saw. Lalu, ia memimpin pasukan Muslim dalam Perang Badar. Akan tetapi, dalam peristiwa Perang Uhud, Hamzah gugur sebagai syahid. Sejak itulah, Rasulullah Saw. menjulukinya sebagai Asadullah (Singa Allah) dan Sayidus Syuhada (Penghulu atau Pemimpin Para Syuhada). Hamzah bin Abdul Muthalib memiliki berbagai peran penting yang layak ditulis dengan tinta emas sejarah Islam. Kontribusinya dalam perjuangan Islam sungguh luar biasa. Pada setiap masa, Umat Islam dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari pengalaman hidup dan perjuangannya. Kaum Muslimin juga layak menghormatinya. |
| 650 | # | 4 | $a Social Science |
| 700 | 0 | # | $a Ubaidillah Amir (editor) |
| 990 | # | # | $a S/06179/1/06179 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :