
| Judul | Abdul Qadir Al-Jailani / Anom Whani Wicaksono |
| Pengarang | Wicaksono, Anom Whani |
| Penerbitan | Yogyakarta : Klik Media, 2023 |
| Deskripsi Fisik | iv + 131 hlm ;20 cm |
| ISBN | 9786237333746 |
| Subjek | Social Science |
| Abstrak | Syekh Abdul Qadir al-Jailani adalah sosok tersohor di dunia. Di Indonesia, namanya tidak asing lagi bagi banyak orang. Hampir semua umat Muslim Indonesia mengenalnya. Ia adalah waliyullah paling masyhur dan paling banyak diadakan haulnya, yakni pada tanggal sebelas setiap bulannya. Syekh Abdul Qadir al-Jailani merupakan Sufi yang memiliki pengikut dan pengaruh paling besar di dunia Islam. Ia terkenal sebagai Sulthan al-Auliya (penguasanya para wali) dan Imam al-Ashfiya (pemuka para Sufi). Selain itu, jamaah tarekat yang dinisbatkan kepadanya, yakni tarekat Qadiriyah, adalah tarekat yang paling tua usianya dan paling luas penyebarannya. Abdul Qadir Al-Jailani dikenal karena ajaran-ajarannya yang mendalam tentang tasawuf (ilmu spiritual dalam Islam) serta ketinggian akhlak dan etika. Ia mengajarkan tentang pentingnya pengabdian kepada Allah, penyerahan diri kepada kehendak-Nya, dan kecintaan yang tulus kepada Nabi Muhammad SAW. Ajaran-ajarannya banyak diuraikan dalam kitab-kitabnya yang terkenal, seperti "Al-Ghunya li-Talibi Tariq al-Haqq" (Sufficiency for the Seeker in the Path of Truth). Salah satu konsep penting dalam ajaran Abdul Qadir Al-Jailani adalah konsep "fana fi Allah" yang merujuk pada penyatuan diri dengan Allah melalui penghapusan ego dan kehendak diri sendiri. Ia juga menekankan pentingnya niat yang murni dalam ibadah dan perbuatan, serta menjaga hubungan batin dengan Allah dalam setiap aspek kehidupan. Abdul Qadir Al-Jailani juga terkenal karena kisah-kisah keajaiban dan mujizat yang sering dikaitkan dengannya, seperti kemampuannya untuk melepaskan orang dari belenggu dosa dan kesulitan hidup. Tarekat Qadiriyyah yang ia dirikan memiliki pengikut yang tersebar luas di berbagai belahan dunia Islam. Buku ini berisi biografi personal dan riwayat intelektual Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Selain itu, penjelasan tentang kehidupan pribadi, ajaran, pemikiran, keistimewaan, dan nasihat-nasihatnya juga tersaji secara lengkap. Kiranya, buku ini dapat membantu pembaca untuk mengenal dan memahami kehidupan serta kecemerlangan Syekh Abdul Qadir al-Jailani. |
| Catatan | Syekh Abdul Qadir al-Jailani adalah sosok tersohor di dunia. Di Indonesia, namanya tidak asing lagi bagi banyak orang. Hampir semua umat Muslim Indonesia mengenalnya. Ia adalah waliyullah paling masyhur dan paling banyak diadakan haulnya, yakni pada tanggal sebelas setiap bulannya. Syekh Abdul Qadir al-Jailani merupakan Sufi yang memiliki pengikut dan pengaruh paling besar di dunia Islam. Ia terkenal sebagai Sulthan al-Auliya (penguasanya para wali) dan Imam al-Ashfiya (pemuka para Sufi). Selain itu, jamaah tarekat yang dinisbatkan kepadanya, yakni tarekat Qadiriyah, adalah tarekat yang paling tua usianya dan paling luas penyebarannya. Abdul Qadir Al-Jailani dikenal karena ajaran-ajarannya yang mendalam tentang tasawuf (ilmu spiritual dalam Islam) serta ketinggian akhlak dan etika. Ia mengajarkan tentang pentingnya pengabdian kepada Allah, penyerahan diri kepada kehendak-Nya, dan kecintaan yang tulus kepada Nabi Muhammad SAW. Ajaran-ajarannya banyak diuraikan dalam kitab-kitabnya yang terkenal, seperti "Al-Ghunya li-Talibi Tariq al-Haqq" (Sufficiency for the Seeker in the Path of Truth). Salah satu konsep penting dalam ajaran Abdul Qadir Al-Jailani adalah konsep "fana fi Allah" yang merujuk pada penyatuan diri dengan Allah melalui penghapusan ego dan kehendak diri sendiri. Ia juga menekankan pentingnya niat yang murni dalam ibadah dan perbuatan, serta menjaga hubungan batin dengan Allah dalam setiap aspek kehidupan. Abdul Qadir Al-Jailani juga terkenal karena kisah-kisah keajaiban dan mujizat yang sering dikaitkan dengannya, seperti kemampuannya untuk melepaskan orang dari belenggu dosa dan kesulitan hidup. Tarekat Qadiriyyah yang ia dirikan memiliki pengikut yang tersebar luas di berbagai belahan dunia Islam. Buku ini berisi biografi personal dan riwayat intelektual Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Selain itu, penjelasan tentang kehidupan pribadi, ajaran, pemikiran, keistimewaan, dan nasihat-nasihatnya juga tersaji secara lengkap. Kiranya, buku ini dapat membantu pembaca untuk mengenal dan memahami kehidupan serta kecemerlangan Syekh Abdul Qadir al-Jailani. |
| Bahasa | Indonesia |
| Bentuk Karya | Bukan fiksi atau tidak didefinisikan |
| Target Pembaca | Umum |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| S/06227/1/06227 | S 297.715 WIC a | Dapat dipinjam | Thursina IIBS Kampus 1 - IRC | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000004160 | ||
| 005 | 20231024100118 | ||
| 007 | ta | ||
| 008 | 231024################g##########0#ind## | ||
| 020 | # | # | $a 9786237333746 |
| 035 | # | # | $a 0010-1023000092 |
| 082 | # | # | $a 297.715 |
| 084 | # | # | $a S 297.715 WIC a |
| 100 | 1 | # | $a Wicaksono, Anom Whani |
| 245 | 1 | # | $a Abdul Qadir Al-Jailani /$c Anom Whani Wicaksono |
| 260 | # | # | $a Yogyakarta :$b Klik Media,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a iv + 131 hlm ; $c 20 cm |
| 500 | # | # | $a Syekh Abdul Qadir al-Jailani adalah sosok tersohor di dunia. Di Indonesia, namanya tidak asing lagi bagi banyak orang. Hampir semua umat Muslim Indonesia mengenalnya. Ia adalah waliyullah paling masyhur dan paling banyak diadakan haulnya, yakni pada tanggal sebelas setiap bulannya. Syekh Abdul Qadir al-Jailani merupakan Sufi yang memiliki pengikut dan pengaruh paling besar di dunia Islam. Ia terkenal sebagai Sulthan al-Auliya (penguasanya para wali) dan Imam al-Ashfiya (pemuka para Sufi). Selain itu, jamaah tarekat yang dinisbatkan kepadanya, yakni tarekat Qadiriyah, adalah tarekat yang paling tua usianya dan paling luas penyebarannya. Abdul Qadir Al-Jailani dikenal karena ajaran-ajarannya yang mendalam tentang tasawuf (ilmu spiritual dalam Islam) serta ketinggian akhlak dan etika. Ia mengajarkan tentang pentingnya pengabdian kepada Allah, penyerahan diri kepada kehendak-Nya, dan kecintaan yang tulus kepada Nabi Muhammad SAW. Ajaran-ajarannya banyak diuraikan dalam kitab-kitabnya yang terkenal, seperti "Al-Ghunya li-Talibi Tariq al-Haqq" (Sufficiency for the Seeker in the Path of Truth). Salah satu konsep penting dalam ajaran Abdul Qadir Al-Jailani adalah konsep "fana fi Allah" yang merujuk pada penyatuan diri dengan Allah melalui penghapusan ego dan kehendak diri sendiri. Ia juga menekankan pentingnya niat yang murni dalam ibadah dan perbuatan, serta menjaga hubungan batin dengan Allah dalam setiap aspek kehidupan. Abdul Qadir Al-Jailani juga terkenal karena kisah-kisah keajaiban dan mujizat yang sering dikaitkan dengannya, seperti kemampuannya untuk melepaskan orang dari belenggu dosa dan kesulitan hidup. Tarekat Qadiriyyah yang ia dirikan memiliki pengikut yang tersebar luas di berbagai belahan dunia Islam. Buku ini berisi biografi personal dan riwayat intelektual Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Selain itu, penjelasan tentang kehidupan pribadi, ajaran, pemikiran, keistimewaan, dan nasihat-nasihatnya juga tersaji secara lengkap. Kiranya, buku ini dapat membantu pembaca untuk mengenal dan memahami kehidupan serta kecemerlangan Syekh Abdul Qadir al-Jailani. |
| 520 | # | # | $a Syekh Abdul Qadir al-Jailani adalah sosok tersohor di dunia. Di Indonesia, namanya tidak asing lagi bagi banyak orang. Hampir semua umat Muslim Indonesia mengenalnya. Ia adalah waliyullah paling masyhur dan paling banyak diadakan haulnya, yakni pada tanggal sebelas setiap bulannya. Syekh Abdul Qadir al-Jailani merupakan Sufi yang memiliki pengikut dan pengaruh paling besar di dunia Islam. Ia terkenal sebagai Sulthan al-Auliya (penguasanya para wali) dan Imam al-Ashfiya (pemuka para Sufi). Selain itu, jamaah tarekat yang dinisbatkan kepadanya, yakni tarekat Qadiriyah, adalah tarekat yang paling tua usianya dan paling luas penyebarannya. Abdul Qadir Al-Jailani dikenal karena ajaran-ajarannya yang mendalam tentang tasawuf (ilmu spiritual dalam Islam) serta ketinggian akhlak dan etika. Ia mengajarkan tentang pentingnya pengabdian kepada Allah, penyerahan diri kepada kehendak-Nya, dan kecintaan yang tulus kepada Nabi Muhammad SAW. Ajaran-ajarannya banyak diuraikan dalam kitab-kitabnya yang terkenal, seperti "Al-Ghunya li-Talibi Tariq al-Haqq" (Sufficiency for the Seeker in the Path of Truth). Salah satu konsep penting dalam ajaran Abdul Qadir Al-Jailani adalah konsep "fana fi Allah" yang merujuk pada penyatuan diri dengan Allah melalui penghapusan ego dan kehendak diri sendiri. Ia juga menekankan pentingnya niat yang murni dalam ibadah dan perbuatan, serta menjaga hubungan batin dengan Allah dalam setiap aspek kehidupan. Abdul Qadir Al-Jailani juga terkenal karena kisah-kisah keajaiban dan mujizat yang sering dikaitkan dengannya, seperti kemampuannya untuk melepaskan orang dari belenggu dosa dan kesulitan hidup. Tarekat Qadiriyyah yang ia dirikan memiliki pengikut yang tersebar luas di berbagai belahan dunia Islam. Buku ini berisi biografi personal dan riwayat intelektual Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Selain itu, penjelasan tentang kehidupan pribadi, ajaran, pemikiran, keistimewaan, dan nasihat-nasihatnya juga tersaji secara lengkap. Kiranya, buku ini dapat membantu pembaca untuk mengenal dan memahami kehidupan serta kecemerlangan Syekh Abdul Qadir al-Jailani. |
| 650 | # | 4 | $a Social Science |
| 990 | # | # | $a S/06227/1/06227 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :