
| Judul | Kita Pergi Hari Ini : atau Tempat-Tempat Indah dalam Mimpi-Mimpi Anak-Anak Baik-Baik / Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie |
| Pengarang | Zezsyazeoviennazabrizkie, Ziggy Teguh Afandi (Editor) |
| EDISI | Cet. 10 |
| Penerbitan | Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 185 hlm ;20 cm |
| ISBN | 9786020657479 |
| Subjek | Novel |
| Catatan | “Hal yang paling menyeramkan di dunia ini adalah anak-anak.” Dikisahkan ada sebuah kota yang disebut sebagai Kota Suara, yang mana di kota ini, jumlah populasi anak kecil jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah populasi orang dewasa. Dari banyaknya jumlah populasi anak-anak, ditambah dengan sifat alami anak kecil, terdapat banyak keributan di kota tersebut. Keributan yang disebabkan anak-anak yang tertawa, teriak, menangis, dan menjerit. Oleh karena keributan ini, masyarakat Kota Suara mulai melupakan nama asli dari kota tersebut. Dan dari situ lah asal usul kota tersebut disebut sebagai Kota Suara. Kisah ini berawal dari salah satu keluarga kecil di Kota Suara, yang beranggotakan lima orang. Seorang ayah, ibu, dan tiga orang anaknya. Keluarga ini disebut sebagai Keluarga Mo, di mana ada Bapak Mo, Ibu Mo, dan tiga anak yang bernama Ma, Mi, dan Mo. “Hal yang paling menyeramkan di dunia ini adalah anak-anak.” Dikisahkan ada sebuah kota yang disebut sebagai Kota Suara, yang mana di kota ini, jumlah populasi anak kecil jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah populasi orang dewasa. Dari banyaknya jumlah populasi anak-anak, ditambah dengan sifat alami anak kecil, terdapat banyak keributan di kota tersebut. Keributan yang disebabkan anak-anak yang tertawa, teriak, menangis, dan menjerit. Oleh karena keributan ini, masyarakat Kota Suara mulai melupakan nama asli dari kota tersebut. Dan dari situ lah asal usul kota tersebut disebut sebagai Kota Suara. Kisah ini berawal dari salah satu keluarga kecil di Kota Suara, yang beranggotakan lima orang. Seorang ayah, ibu, dan tiga orang anaknya. Keluarga ini disebut sebagai Keluarga Mo, di mana ada Bapak Mo, Ibu Mo, dan tiga anak yang bernama Ma, Mi, dan Mo. |
| Bahasa | Indonesia |
| Bentuk Karya | Novel |
| Target Pembaca | Umum |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| S/08011/1/08011 | S 899.221 3 ZEZ k | Dapat dipinjam | Thursina IIBS Kampus 1 - IRC | Tersedia |
| S/08013/1/08013 | S 899.221 3 ZEZ k | Dapat dipinjam | Thursina IIBS Kampus 2 - IRC | Tersedia |
| S/11383/1/11383 | S 899.221 3 ZEZ k-2 | Dapat dipinjam | Thursina IIBS Kampus 1 - IRC | Tersedia |
| S/11543/1/11543 | S 899.221 3 ZEZ k | Dapat dipinjam | Thursina IIBS Kampus 2 - IRC | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000005004 | ||
| 005 | 20240522125431 | ||
| 007 | ta | ||
| 008 | 240522################g##########f#ind## | ||
| 020 | # | # | $a 9786020657479 |
| 035 | # | # | $a 0010-0524000480 |
| 082 | # | # | $a 899.221 3 |
| 084 | # | # | $a S 899.221 3 ZEZ k |
| 100 | 1 | # | $a Zezsyazeoviennazabrizkie, Ziggy |
| 245 | 1 | # | $a Kita Pergi Hari Ini : $b atau Tempat-Tempat Indah dalam Mimpi-Mimpi Anak-Anak Baik-Baik /$c Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie |
| 250 | # | # | $a Cet. 10 |
| 260 | # | # | $a Jakarta :$b PT Gramedia Pustaka Utama,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 185 hlm ; $c 20 cm |
| 500 | # | # | $a “Hal yang paling menyeramkan di dunia ini adalah anak-anak.” Dikisahkan ada sebuah kota yang disebut sebagai Kota Suara, yang mana di kota ini, jumlah populasi anak kecil jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah populasi orang dewasa. Dari banyaknya jumlah populasi anak-anak, ditambah dengan sifat alami anak kecil, terdapat banyak keributan di kota tersebut. Keributan yang disebabkan anak-anak yang tertawa, teriak, menangis, dan menjerit. Oleh karena keributan ini, masyarakat Kota Suara mulai melupakan nama asli dari kota tersebut. Dan dari situ lah asal usul kota tersebut disebut sebagai Kota Suara. Kisah ini berawal dari salah satu keluarga kecil di Kota Suara, yang beranggotakan lima orang. Seorang ayah, ibu, dan tiga orang anaknya. Keluarga ini disebut sebagai Keluarga Mo, di mana ada Bapak Mo, Ibu Mo, dan tiga anak yang bernama Ma, Mi, dan Mo. |
| 505 | # | # | $a “Hal yang paling menyeramkan di dunia ini adalah anak-anak.” Dikisahkan ada sebuah kota yang disebut sebagai Kota Suara, yang mana di kota ini, jumlah populasi anak kecil jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah populasi orang dewasa. Dari banyaknya jumlah populasi anak-anak, ditambah dengan sifat alami anak kecil, terdapat banyak keributan di kota tersebut. Keributan yang disebabkan anak-anak yang tertawa, teriak, menangis, dan menjerit. Oleh karena keributan ini, masyarakat Kota Suara mulai melupakan nama asli dari kota tersebut. Dan dari situ lah asal usul kota tersebut disebut sebagai Kota Suara. Kisah ini berawal dari salah satu keluarga kecil di Kota Suara, yang beranggotakan lima orang. Seorang ayah, ibu, dan tiga orang anaknya. Keluarga ini disebut sebagai Keluarga Mo, di mana ada Bapak Mo, Ibu Mo, dan tiga anak yang bernama Ma, Mi, dan Mo. |
| 650 | # | 4 | $a Novel |
| 700 | 0 | # | $a Teguh Afandi (Editor) |
| 990 | # | # | $a S/08011/1/08011 |
| 990 | # | # | $a S/08013/1/08013 |
| 990 | # | # | $a S/11383/1/11383 |
| 990 | # | # | $a S/11543/1/11543 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :