Cite This        Tampung        Export Record
Judul Sahabat Ajak Aku Ke Surga / Syaiful Anshor
Pengarang Anshor, Syaiful
EDISI cet. 1
Penerbitan Jakarta : PT Elex Media Komputindo, 2018
Deskripsi Fisik vii+196 hlm :ill ;20,5 cm
ISBN 9786020484822
Subjek Motivasi
Abstrak Kita punya banyak sahabat. Entah berapa jumlahnya, tapi, dari sekian banyak jumlah sahabat itu, coba sesekali bertanya pada diri sendiri, “Siapakah di antara mereka yang selama ini bisa mengajak kita ke surga?” Jangan-jangan kebanyakan dari mereka selama ini bukan mengajak kita ke surga, tapi justru ke neraka. Masalahnya, mencari sahabat yang dapat mengajak kita ke surga tidak mudah. Setidaknya, sebagai gambaran, dia harus seperti sahabat Muhajirin dan Anshar. Persahabatan dua kaum mulia ini diikat oleh keimanan yang kuat, buncahan cinta kepada orang lain yang melebihi kepada diri sendiri, menjadikan Allah sebagai tujuan, dan Rasulullah sebagai teladan. Sungguh bahagia punya sahabat seperti ini. Mereka tidak saja memperlakukan kita seperti saudara, tapi juga mengajak kita bersama meniti jalan ke surga. Hidup yang sulit jadi terasa mudah, beban berat jadi ringan, dan kesedihan jadi bahagia. Sebab, dia akan bertutur lembut, “Sahabat, aku mencintaimu karena-Nya. Sejak ini pula lukamu lukaku, bahagiamu bahagiaku, masalahmu masalahku.”
Catatan Kita punya banyak sahabat. Entah berapa jumlahnya, tapi, dari sekian banyak jumlah sahabat itu, coba sesekali bertanya pada diri sendiri, “Siapakah di antara mereka yang selama ini bisa mengajak kita ke surga?” Jangan-jangan kebanyakan dari mereka selama ini bukan mengajak kita ke surga, tapi justru ke neraka. Masalahnya, mencari sahabat yang dapat mengajak kita ke surga tidak mudah. Setidaknya, sebagai gambaran, dia harus seperti sahabat Muhajirin dan Anshar. Persahabatan dua kaum mulia ini diikat oleh keimanan yang kuat, buncahan cinta kepada orang lain yang melebihi kepada diri sendiri, menjadikan Allah sebagai tujuan, dan Rasulullah sebagai teladan. Sungguh bahagia punya sahabat seperti ini. Mereka tidak saja memperlakukan kita seperti saudara, tapi juga mengajak kita bersama meniti jalan ke surga. Hidup yang sulit jadi terasa mudah, beban berat jadi ringan, dan kesedihan jadi bahagia. Sebab, dia akan bertutur lembut, “Sahabat, aku mencintaimu karena-Nya. Sejak ini pula lukamu lukaku, bahagiamu bahagiaku, masalahmu masalahku.”
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
S/10685/1/10685 S 297.261 ANS s Dapat dipinjam Thursina IIBS Kampus 1 - IRC Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000006363
005 20251007112521
007 ta
008 251007################g##########0#ind##
020 # # $a 9786020484822
035 # # $a 0010-1025000024
082 # # $a 297.261
084 # # $a S 297.261 ANS s
100 1 # $a Anshor, Syaiful
245 1 # $a Sahabat Ajak Aku Ke Surga /$c Syaiful Anshor
250 # # $a cet. 1
260 # # $a Jakarta :$b PT Elex Media Komputindo,$c 2018
300 # # $a vii+196 hlm : $b ill ; $c 20,5 cm
500 # # $a Kita punya banyak sahabat. Entah berapa jumlahnya, tapi, dari sekian banyak jumlah sahabat itu, coba sesekali bertanya pada diri sendiri, “Siapakah di antara mereka yang selama ini bisa mengajak kita ke surga?” Jangan-jangan kebanyakan dari mereka selama ini bukan mengajak kita ke surga, tapi justru ke neraka. Masalahnya, mencari sahabat yang dapat mengajak kita ke surga tidak mudah. Setidaknya, sebagai gambaran, dia harus seperti sahabat Muhajirin dan Anshar. Persahabatan dua kaum mulia ini diikat oleh keimanan yang kuat, buncahan cinta kepada orang lain yang melebihi kepada diri sendiri, menjadikan Allah sebagai tujuan, dan Rasulullah sebagai teladan. Sungguh bahagia punya sahabat seperti ini. Mereka tidak saja memperlakukan kita seperti saudara, tapi juga mengajak kita bersama meniti jalan ke surga. Hidup yang sulit jadi terasa mudah, beban berat jadi ringan, dan kesedihan jadi bahagia. Sebab, dia akan bertutur lembut, “Sahabat, aku mencintaimu karena-Nya. Sejak ini pula lukamu lukaku, bahagiamu bahagiaku, masalahmu masalahku.”
520 # # $a Kita punya banyak sahabat. Entah berapa jumlahnya, tapi, dari sekian banyak jumlah sahabat itu, coba sesekali bertanya pada diri sendiri, “Siapakah di antara mereka yang selama ini bisa mengajak kita ke surga?” Jangan-jangan kebanyakan dari mereka selama ini bukan mengajak kita ke surga, tapi justru ke neraka. Masalahnya, mencari sahabat yang dapat mengajak kita ke surga tidak mudah. Setidaknya, sebagai gambaran, dia harus seperti sahabat Muhajirin dan Anshar. Persahabatan dua kaum mulia ini diikat oleh keimanan yang kuat, buncahan cinta kepada orang lain yang melebihi kepada diri sendiri, menjadikan Allah sebagai tujuan, dan Rasulullah sebagai teladan. Sungguh bahagia punya sahabat seperti ini. Mereka tidak saja memperlakukan kita seperti saudara, tapi juga mengajak kita bersama meniti jalan ke surga. Hidup yang sulit jadi terasa mudah, beban berat jadi ringan, dan kesedihan jadi bahagia. Sebab, dia akan bertutur lembut, “Sahabat, aku mencintaimu karena-Nya. Sejak ini pula lukamu lukaku, bahagiamu bahagiaku, masalahmu masalahku.”
650 # 4 $a Motivasi
990 # # $a S/10685/1/10685
Content Unduh katalog